Identitas

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

 

Identitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

TENTANG

Nama Syarif Hidayatullah

Penamaan IAIN (sekarang UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tidak hanya sekadar tradisi, melainkan juga sebuah penghormatan yang mendalam terhadap salah satu tokoh sentral dalam sejarah Islam di Nusantara, yaitu Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Gunung Jati.

Lahir di negeri Arab pada tahun 1448 M, beliau memiliki latar belakang keluarga terhormat, dan dikenal sebagai pendakwah yang bijaksana, toleran, serta dekat dengan rakyat.

Dengan mengambil nama Syarif Hidayatullah, UIN Jakarta mengikat dirinya pada nilai-nilai keagamaan, toleransi, dan kemanusiaan yang diajarkan oleh beliau. Warisan ini menjadi inspirasi dalam pengembangan Islam di Indonesia.

Identitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

PUSAT UNDUHAN

 
atau
 

Paket Lengkap Elemen dan Panduan Branding UIN Jakarta

Silakan langsung unduh seluruh paket master berkas resmi dalam satu klik di bawah ini.

Identitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

PANDUAN BRAND

Lambang resmi atau Academic Seal Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan perwujudan grafis paling sakral yang merepresentasikan visi integrasi antara keilmuan sains, teknologi, dan khazanah keislaman luhur. Desain segel akademik ini mengunci poros geometris yang matang guna memancarkan wibawa institusi pendidikan tinggi Islam yang progresif.

Komponen visual utama di dalamnya merangkum tiga elemen metaforis dasar: hamparan kitab suci terbuka sebagai fondasi moral keagamaan, visualisasi lintasan orbit elektron yang melambangkan riset sains modern tanpa batas, serta bentuk kubah ikonik yang menaungi seluruh komponen sebagai representasi kontribusi global universal ke seluruh penjuru dunia.

Bagian manual penggunaan segel akademik ini mengatur tata letak geometris, batas ruang kosong minimum (clear space), serta aturan skala proporsional yang wajib dipatuhi di berbagai media publikasi cetak maupun digital. Aturan ruang kosong di sekeliling lambang dihitung secara presisi untuk menghindari distorsi visual akibat intervensi elemen luar.

Penerapan batas ukuran terkecil yang diizinkan untuk kebutuhan cetak statis diatur secara ketat demi menjaga keterbacaan (legibility) teks teks mikro di dalam segel. Modifikasi manual, penarikan sudut luar yang tidak proporsional, serta pemisahan komponen segel secara sepihak sangat dilarang karena merusak orisinalitas hukum visual merek.

Signature Logo merupakan varian kombinasi modern yang menyatukan unsur lambang lingkaran resmi dengan tipografi teks khusus yang dirancang untuk kebutuhan komunikasi visual kontemporer, media promosi, baliho, serta platform digital platform. Struktur logogram dan logotype ini memiliki dua varian standar resmi, yaitu tata letak Vertikal (Stacked) dan Horizontal.

Varian horizontal direkomendasikan untuk ruang media yang memanjang ke samping seperti kop surat resmi atau header website, sedangkan varian vertikal sangat ideal untuk ruang cetak persegi atau kebutuhan publikasi media sosial. Jarak antar komponen teks dan lambang telah dikunci rapat secara matematis dan tidak boleh diubah jarak renggangnya.

Setiap fakultas di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki sistem penandaan visual turunan yang menginduk pada identitas korporat utama universitas. Aturan ini memastikan adanya keselarasan rumpun arsitektur merek (brand architecture) yang solid, rapi, dan terorganisasi dengan baik di bawah payung institusi induk.

Penulisan nama fakultas menggunakan rumpun tipografi resmi yang diatur ukuran rasionya terhadap logo utama. Warna pembeda bendera fakultas menjadi penanda identitas unik masing-masing rumpun keilmuan, seperti warna hijau untuk Fakultas Syariah dan Hukum, warna merah untuk Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, serta rumpun warna fakultas lainnya.

Sistem kode pewarnaan identitas visual diatur secara mutlak untuk menjamin akurasi warna yang konsisten di berbagai vendor cetak maupun layar monitor digital. Palet warna primer institusi bertumpu kuat pada kombinasi warna Biru Korporat (melambangkan kedalaman intelektual, integritas, dan stabilitas) serta warna Kuning Emas (melambangkan kejayaan akademi dan keluhuran akhlak).

Penerapan konversi sistem pewarnaan wajib mengikuti standar parameter berikut demi menghindari deviasi saturasi pigmen warna saat naik cetak:

Biru Utama UIN JKT
HEX: #336799
CMYK: 78, 48, 1, 0
RGB: 51, 103, 153
Kuning Emas Sekunder
HEX: #FFCC00
CMYK: 0, 19, 100, 0
RGB: 255, 204, 0

Tipografi adalah elemen komunikasi tertulis yang berfungsi menyelaraskan nada suara (tone of voice) institusi agar berkarakter tegas, modern, namun tetap membumi. Pemilihan hierarki jenis huruf (font family) dalam dokumen pedoman ini memisahkan secara jelas antara kebutuhan judul besar (headlines), sub-judul, teks tubuh dokumen formal, serta alternatif font digital.

Keluarga font sans-serif berkarakter bersih dengan tingkat keterbacaan tinggi dipilih sebagai tipe huruf utama komunikasi visual luar ruang. Untuk narasasi naskah dokumen resmi universitas, penggunaan variasi ketebalan font (Light, Regular, Medium, Bold) wajib diatur secara berjenjang guna membentuk struktur keterbacaan dokumen yang nyaman dan sistematis bagi pembaca.

Supergraphic merupakan pola motif pendukung (supporting pattern) kreatif yang diturunkan dari ekstraksi pecahan geometri logo utama universitas. Elemen grafis sekunder ini dirancang untuk menghidupkan suasana visual media publikasi agar tidak monoton, sekaligus memperkuat identitas kepemilikan merek pada aset-aset fisik institusi.

Penerapan pola *supergraphic* ini dapat diaplikasikan secara transparan sebagai latar belakang tekstur (watermark) sertifikat, desain kartu tanda mahasiswa, latar panggung seminar, map dokumen jaminan mutu, hingga cetakan pola estetis pada lini produk *merchandise* resmi universitas seperti mug, tas jinjing, dan kemeja seragam.