Wujudkan Kampus Inklusif, FEB UIN Jakarta Terima Kunjungan Tim Riset Layanan Disabilitas UIN Surakarta

Wujudkan Kampus Inklusif, FEB UIN Jakarta Terima Kunjungan Tim Riset Layanan Disabilitas UIN Surakarta

Jakarta, Berita UIN Online - Dalam upaya memperkuat layanan disabilitas di lingkungan perguruan tinggi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima kunjungan studi banding Tim Riset Pelayanan Akademik UIN Raden Mas Said Surakarta, Selasa (7/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan sumber daya dan penyediaan fasilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Riset MORA Air-Fund 2026 Kementerian Agama guna mendukung terwujudnya kampus inklusif di Indonesia.

​Sebelum berdiskusi di tingkat fakultas, rombongan riset dari Fakultas Tarbiyah UIN Surakarta disambut secara resmi di tingkat universitas. Tim yang terdiri dari M. Irfan Syaifuddin, Pratiwi Rahmah Hakim, dan Okta Nurul Hidayati ini diterima langsung oleh Ketua Pusat Layanan Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (CSSN) UIN Jakarta, Prof. Siti Nurul Azkiya, Ph.D. Turut hadir jajaran tim CSSN beserta Reyhan, M.A., seorang dosen tunanetra yang aktif mengelola layanan disabilitas di kampus.

​Agenda kemudian berlanjut di Kantor Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UIN Jakarta. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Sofyan Rizal, M.Si., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr. Erika Amelia, M.Si., dan dosen Program Studi Ekonomi Islam, Dr. Ady Cahyadi, S.E., M.Si., CRMP.

​Diskusi berjalan interaktif membahas praktik nyata penyediaan fasilitas akademik bagi penyandang disabilitas. Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr. Erika Amelia, M.Si., memaparkan berbagai infrastruktur fisik yang telah diintegrasikan di fakultas.

​“Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta sepenuhnya berkomitmen menyediakan lingkungan akademik yang inklusif dan ramah bagi semua mahasiswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus,” ujar Dr. Erika.

​Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa fasilitas kampus inklusif yang disiapkan meliputi marka jalan atau guiding block, penyediaan kursi roda operasional, serta desain toilet yang aksesibel untuk mempermudah mobilitas harian mahasiswa.

​Kunjungan studi banding ini juga diisi dengan peninjauan fasilitas secara langsung di lapangan. Salah satu anggota tim riset UIN Surakarta, M. Irfan Syaifuddin, menguji kelayakan infrastruktur layanan disabilitas yang tersedia. Dengan menggunakan kursi roda, Irfan menjajal jalur landai (ramp) yang terpasang di area Gedung Auditorium Harun Nasution. Uji coba tersebut dilakukan untuk melihat langsung kemudahan akses bagi pengguna kursi roda menuju berbagai fasilitas kampus.

​Kunjungan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan layanan disabilitas di lingkungan PTKIN sekaligus memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam mendukung terwujudnya kampus yang inklusif.  

( Rilis Fakultas FEB )