Wisudawan Terbaik UIN Jakarta Dorong Lulusan Berdampak
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Mengusung tema “Mengungkapkan Lulusan Inovatif, Berintegritas, dan Berdampak bagi Kemanusiaan”, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan wisudawan terbaik dalam Sidang Senat Wisuda ke-141 Program Sarjana, Magister, dan Doktoral. Pengukuhan turut memberikan apresiasi terhadap para wisudawan UIN Jakarta yang dilaksanakan di Auditorium Harun Nasution saat Wisuda Akbar 141, Sabtu (12/09/2026).
Pengukuhan berlangsung dengan menghadirkan tiga fakultas, yakni Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Fakultas Psikologi. Secara jumlah keseluruhan dari ketiga fakultas tersebut menghasilkan 829 wisudawan dari total keseluruhan 3.154 wisudawan. Sesuai mandat Keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor 516 Tahun 2026, menghadirkan tujuh wisudawan terbaik diraih oleh FDIKOM, Program Studi (Prodi) Kesejahteraan Sosial, IPK 3.96, atas nama Gendis Nastiti. Prestasi serupa diraih oleh FPSI, Prodi Psikologi, IPK 3.96, atas nama Aulya Octavia Nurhaya. Selanjutnya, dari FDIKOM, Prodi Manajemen Dakwah, IPK 3.93, diraih oleh Al Kahfi. Lulusan Cum Laude lainnya berasal dari FST, Prodi Agribisnis, IPK 3.79, atas nama Muhammad Rosyid Ridho.
Di samping itu, UIN Jakarta juga memberikan penghargaan terhadap Wisudawan ke-141 dengan skripsi terbaik datang dari FPSi, Azra Hilya Izzati dengan judul skripsi, “Beban Kognitif: Peran Tingkat Kompleksitas Stimulus, Growth Mindset, Regulasi Emosi, Durasi Paparan Layar, dan Jenis Kelamin” dan Nabila Zahran Yulia dengan judul “Analisis Atribut Seismik untuk Karakterisasi Reservoir Formasi Lidah di Daerah 'X' Cekungan Jawa Timur Utara”.
Dalam momentum yang berlangsung, FPSi, Azra Hilya Izzati, tampil sebagai perwakilan wisudawan ke-141 UIN Jakarta. Selaras dengan tema yang telah diterapkan, ia mengingatkan kepada seluruh wisudawan bahwa untuk mewujudkan lulusan yang inovatif, berintegritas, dan berdampak bagi kemanusiaan adalah hal yang saling berkaitan ketika diterapkan.
“Teman-teman, menjadi lulusan yang inovatif, berintegritas, dan berdampak bagi kemanusiaan saya kira bukanlah kualitas yang berdiri sendiri. Inovasi membutuhkan integritas agar tidak kehilangan arah. Integritas membutuhkan keberanian agar tidak berhenti menjadi prinsip, dan keduanya harus bermuara pada kebermanfaatan agar ilmu yang kita miliki memberi dampak bagi manusia. Sebab, semakin besar pengetahuan dan kemampuan, semakin besar juga tanggung jawab yang mengikuti,” ujarnya.
Azra juga menambahkan bahwa kehidupan sebagai alumni UIN Jakarta ke depannya memiliki proses yang berbeda. Dalam hal tersebut ilmu yang telah ditempuh selama kuliah dapat menjadi pembekalan dan mampu diterapkan dalam kehidupan.
“Mungkin setelah hari ini kita akan berjalan ke arah yang berbeda-beda. Boleh melanjutkan pendidikan, boleh bekerja, atau boleh juga masih mencari tahu sebenarnya ingin menjadi apa. Nggak ada yang salah. Karena pada akhirnya, mungkin itulah salah satu makna pendidikan Bukan hanya membuat kita menjadi lebih pintar, tetapi membuat kita menjadi manusia yang lebih mengerti bagaimana menggunakan kemampuan yang kita miliki,” tambahnya.
Selaras dengan hal tersebut, lulusan terbaik dari Prodi Kesejahteraan Sosial, FDIKOM, Gendis Nastiti, mengungkapkan komitmennya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal.
“Setelah lulus dari UIN Syarif Hidayatullah ini, aku ingin berada di lingkungan tempat aku bisa mengembangkan masyarakat. Bukan hanya melihat masyarakat dari permasalahannya, melainkan dari potensi yang mereka miliki agar dapat dikembangkan dan diberdayakan,” jelasnya.
Gendis menambahkan bahwa perjalanannya selama menjadi mahasiswa hingga terpilih sebagai salah satu wisudawan terbaik telah membentuk karakternya menjadi lebih baik.
“Perjuangan terbesar yang aku lakukan untuk sampai di titik ini adalah selalu melawan rasa takut dan ragu. Aku selalu mencoba hal-hal baru untuk mengetahui sejauh mana kemampuanku. Itulah yang menjadi peganganku, jangan pernah takut untuk mencoba,” tutupnya.
Rektor UIN Jakarta juga berpesan agar para lulusan terus membekali diri dengan kebaikan dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan persaingan global.
Secara keseluruhan, UIN Jakarta mengukuhkan 3.154 lulusan pada Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktoral ke-141. Rangkaian pengukuhan dilaksanakan dalam dua gelombang pada Sabtu (12/9/2026) dan Minggu (13/9/2026) di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Jakarta.
Selain itu, informasi mengenai Alumni Magazine Wisuda ke-141 serta pengumuman lainnya dapat diakses melalui laman https://s.id/wisuda-uinjkt.