Wisuda Hari Pertama, UIN Jakarta Lantik 992 Lulusan Baru

Wisuda Hari Pertama, UIN Jakarta Lantik 992 Lulusan Baru

Gd. Auditorium UtamaBERITA UIN Online— Rektor Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. melantik 992 orang wisudawati-wisudawan sebagai lulusan baru di hari pertama Wisuda Sarjana UIN Jakarta ke-129 di Gedung Auditorium Utama,Sabtu (26/08/2023).

"Hari ini merupakan hari penuh kebahagiaan bagi kita semua. Sebab pada hari yang bersejarah ini, Sabtu, 26 Agustus 2023 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melantik 992 orang wisudawati-wisudawan. Alhamdulillah, berkat keteguhan hati, integritas, komitmen, kerja keras, ketekunan, dan kesabarannya, mereka berhasil menyelesaikan studi di jenjang kesarjanaan masing-masing, baik sarjana, magister, maupun doktor di lingkungan fakultas dan Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta." ujar Rektor dalam pidato sambutannya.

Ke-992 orang wisudawati-wisudawan yang dilantik  hari ini berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 406 orang, Fakultas Syariah dan Hukum 190 orang, Fakultas Dirasat Islamiyah 39 orang, Fakultas Psikologi 64 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 160 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 113 orang, dan Sekolah Pascasarjana 20 orang.

Rektor mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan "Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Mudah-mudahan ilmu yang Anda peroleh dari kampus ini menjadi modal berharga untuk berkarya dan mengabdi di tengah-tengah masyarakat" ujarnya.

Rektor juga berpesan agar para lulusan UIN Jakarta dapat berkarya di tengah-tengah masyarakat dengan penuh kesungguhan, berintegritas, dan ikhlas. Ia berharap agar lulusan UIN Jakarta dapat menjadi lulusan yang menebar manfaat bagi masyarakat di berbagai level profesi.

Gelaran wisuda ke-129 kali ini mengambil tema Memperkuat Generasi Inovatif dan Berintegritas dalam Mengembangkan Ilmu Pengetahuan. Rektor Asep dalam sambutannya mengatakan hal ini diambil karena sejalan dengan ikhtiar mentransformasikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuju PTKNBH.

"Kesempatan, tantangan, dan peluang semakin banyak dibangun dari kelahiran PTKNBH di masa depan, tentunya mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan sains melalui riset yang dilakukan sivitasnya, dan meningkatkan intensitas sekaligus kualitas keterlibatan sivitas kampus dalam pengabdian sosial kemasyarakatan. Pengembangan ilmu pengetahuan memerlukan generasi yang inovatif dan berintegritas" jelasnya.

Ia menjelaskan UIN Jakarta merupakan salah satu lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia yang telah memberikan peran nyata di tengah masyarakat selama 66 tahun lamanya. Rektor menegaskan Syarif Hidayatullah Jakarta selalu berkomitmen dalam perannya menciptakan generasi inovatif berintegritas dalam mengembangkan dan mengaplikasi ilmu di masyarakat dan di dunia kerja yang didapat selama menimba ilmu di UIN Jakarta.

"Alhamdulillah, transformasi yang sudah dilakukan sejauh ini memungkinkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi terdepan dalam membangun negeri dengan semangat kebangsaan terus memaksimalkan kontribusi dalam penyiapan generasi bangsa, pengembangan keilmuan dan diskursus keislaman, dan pengabdian sosial. Ribuan bahkan jutaan alumni kampus ini juga hadir berkiprah dalam berbagai lini profesi-pengabdian mereka. Begitu juga kontribusi pengetahuan, termasuk diskursus bagi praktik keislaman dalam konteks kehidupan Indonesia yang plural."ucapnya.

Rektor mengatakan bahwa inovasi adalah peningkatan pembaruan kualitas dari proses secara efisien dan efektif dalam kerangka sistem kerja. Ia katakan inovasi tidak terlepas dari pondasi dasar yang menjadi mindset seseorang, sehingga terbentuk karakter unggul yang berintegritas. "Generasi berkarakter unggul adalah generasi berintegritas yang menguasai ilmu dan teknologi serta berakhlak mulia"  pukas Rektor

Rektor berpesan kepada para para wisudawan dan wisudawati untuk mengambil peran dan berkiprah di masyarakat.  "Jadilah manusia yang berguna dan mampu untuk terus mengembangkan diri. Menjadi seorang sarjana bukanlah sebuah akhir, melainkan tanda awal dimulainya perjalanan seseorang. Teruntuk alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, besar harapan untuk menjadi negarawan yang mampu berpikir cerdas, baik, benar dan unselfish" tutupnya.(Frh)