Upacara HUT ke-81 RI, Rektor UIN Jakarta Tekankan Penguatan Persatuan dan Kontribusi Kampus bagi Bangsa
Lapangan Utama, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Rektor mengajak sivitas akademika memaknai kemerdekaan dengan terus berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan tema “Indonesia, Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Upacara dihadiri Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kelembagaan, Din Wahid, M.A., Ph.D., Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUK), Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan (PK), para dekan dan wakil dekan, serta sivitas akademika UIN Jakarta. Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilakukan Paskibra Menwa UIN Jakarta yang terdiri atas mahasiswa baru UIN Jakarta tahun 2026.
Dalam amanatnya, Rektor menyampaikan bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan sejarah yang perlu diperingati, tetapi amanah yang harus diisi melalui perjuangan sesuai tantangan zaman. Bagi perguruan tinggi, perjuangan tersebut diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Melainkan, kita harus memaknai sebagai amanah yang wajib diisi dan diteruskan dengan perjuangan sesuai dengan tantangan zaman. Jika dahulu para pejuang atau leluhur kita berjuang dengan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini kita harus melanjutkannya dengan membangun bangsa Indonesia agar semakin berpendidikan, lebih bermartabat, adil, dan sejahtera,” ujar Rektor.
Rektor menilai tantangan bangsa semakin kompleks, baik akibat dinamika geopolitik global, perubahan iklim, maupun persaingan teknologi. Dalam situasi tersebut, persatuan dan kesatuan menjadi modal sosial yang perlu diperkuat oleh seluruh elemen bangsa, termasuk sivitas akademika.
“Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, maka salah satu modal sosial mutlak yang harus kita perkuat adalah semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Meski berbeda latar belakang, kita merupakan satu persatuan dari sebuah bangsa, yakni bangsa Indonesia,” tegasnya.
Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menjadi mitra strategis dalam menjawab persoalan bangsa. Dukungan terhadap pembangunan nasional, menurutnya, dapat diberikan melalui kontribusi keilmuan, penelitian, inovasi, rekomendasi kebijakan, pengembangan sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat, tanpa meninggalkan sikap kritis dan konstruktif sebagai masyarakat akademik.
“Perguruan tinggi harus tampil sebagai mitra strategis dalam mencari solusi atas berbagai persoalan bangsa,” ungkapnya.
Dalam konteks UIN Jakarta, Rektor menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam tidak cukup hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga harus melahirkan pengetahuan, gagasan, dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sivitas akademika juga didorong membangun integritas, profesionalisme, kepedulian, kemampuan menghargai perbedaan, serta komitmen terhadap persatuan dan kemajuan bangsa.
Kepada seluruh sivitas akademika, Rektor mengajak setiap unsur menjalankan perannya secara optimal. “Sebagai pendidik, mari kita bersama-sama memberikan energi terbaik kita dalam mendidik anak-anak bangsa dengan sebaik-baiknya. Kepada tenaga kependidikan, mari kita perkuat profesionalitas dan kualitas pelayanan sebagai bagian dari tata kelolaan universitas yang baik. Kepada para mahasiswa, mari kita mempersiapkan diri dengan ilmu pengetahuan, kompetensi, kreativitas, dan karakter agar telah mampu menjadi sumber daya manusia yang berkontribusi bagi pembangunan Indonesia,” tuturnya.
Momentum HUT ke-81 RI tersebut juga menjadi bagian dari penguatan arah UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian. Rektor menutup amanat dengan mengajak sivitas akademika terus memperkuat kolaborasi dan menjadikan kemerdekaan sebagai dasar untuk menghasilkan karya yang berdampak bagi bangsa dan kemanusiaan.
“UIN Syarif Hidayatullah Jakarta harus terus menjadi bagian dari kekuatan intelektual bangsa, mitra strategis dalam pembangunan dan ruang tumbuh bagi generasi Indonesia yang berilmu, berintegritas, berkarakter, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” tutupnya.
Peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengingat bagi UIN Jakarta untuk terus memperkuat persatuan dan menjalankan peran sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi bagi bangsa. Melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian, UIN Jakarta berkomitmen melahirkan generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu ikut mewujudkan Indonesia, Berdaulat, Adil, dan Makmur.