UIN Jakarta Kukuhkan Prof. Mujar Ibnu Syarif sebagai Guru Besar, Soroti Kesetaraan Hak Politik Minoritas

UIN Jakarta Kukuhkan Prof. Mujar Ibnu Syarif sebagai Guru Besar, Soroti Kesetaraan Hak Politik Minoritas

Auditorium Harun Nasution, Berita UIN OnlineSidang Senat Terbuka UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengukuhkan tujuh guru besar, salah satunya Prof. Dr. Drs. KH. Mujar Ibnu Syarif, M.H., M.Ag., sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum Ketatanegaraan Islam Perbandingan. Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Ketua Senat UIN Jakarta, Prof. Dr. KH. Dede Rosyada, M.A., beserta jajaran pimpinan, di Auditorium Harun Nasution, Rabu, (14/01/2026).

Perjalanan akademik Prof. Mujar dimulai dari bangku S1 Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia kemudian melanjutkan studi magister di institusi yang sama dan lulus tahun 1999, hingga akhirnya meraih gelar Doktor di UIN Jakarta pada tahun 2005.

Rekam jejak panjang di dunia akademik tersebut menjadi pondasi utama dalam orasi ilmiah yang disampaikannya. Dalam orasi berjudul “Partisipasi Politik Minoritas Menurut Perspektif Hukum Tata Negara Islam Perbandingan dan Relevansinya Dalam Konteks Indonesia dan Singapura”, dalam orasinya ia mengajak masyarakat internasional agar sadar akan pentingnya memperlakukan warga negara minoritas, di negara manapun mereka berdomisili, pada level yang setara dengan warga negara mayoritas.

“Sudah tiba waktunya, bagi negara-negara lain di belahan dunia manapun mereka berada, yang memiliki situasi yang serupa dengan Indonesia dan Singapura, untuk sama-sama mendukung kebijakan negaranya masing-masing yang memberikan jaminan pemenuhan hak berpartisipasi politik yang setara bagi kaum minoritas,” ungkapnya.

Selain aktif mengajar sebagai Dosen Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta, Prof. Mujar juga menjadi pimpinan Pondok Pesantren Darussiyasah yang terletak di Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Dalam bidang sosial, Prof. Mujar sempat menjadi Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat 2007 - 2011, Anggota Majelis Pengurus Nasional Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI) 2007, dan sekarang sedang menjabat sebagai Ketua Umum MUI Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Sebagai seorang pemikir islam, Prof. Mujar sudah menuliskan beberapa buku dan jurnal atau artikel ilmiah yang sudah diterbitkan secara offline dan online. Karya tulis yang sudah diterbitkan dalam bentuk buku yaitu, Hak-Hak Politik Minoritas Non-Muslim dalam Komunitas Islam (Penerbit Angkasa, Bandung 2004), Pengantar Ilmu Hukum, (Penerbit UIN Jakarta Press, 2009), Moderasi Beragama dalam Bernegara di Asia Tenggara (Studi Komparatif di Indonesia, Singapura dan Brunei) (Penerbit Mega Adhi Samitra, 2020).

Artikel atau Jurnal yang sudah dipublikasikan, antara lain: Contemporary Islamic Political Discourse on Political Ethics of the State Officer (Dipublikasikan Dalam Sharia Journal, University of Malaya, 2011), Political Discrimination Against Non-Muslims in Contemporary Indonesia (Atlantis Press, 2017), A Comparative Analysis of Minority Political Participation from an Islamic Perspective in Indonesia and Singapore, Jurnal Scopus Q1, (Jurnal al-Istinbath, IAIN Curup, Bengkulu, Indonesia, Vol 9, No. 2, 2024.

Tonton Orasi Ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, selengkapnya di link berikut: https://www.youtube.com/live/rMhZXzVNBaU?si=OnP1iY--nU6BaAtx

(Mu'ainun Mubin/Zaenal M./Tiara Septiana D./Pusat Informasi dan Humas)