UIN Jakarta Jajaki Program Double Degree di Prancis

UIN Jakarta Jajaki Program Double Degree di Prancis

Perancis, Berita UIN Online- Peningkatan kualitas pendidikan tinggi terus digalakkan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melalui kerja sama dengan kampus ternama di luar negeri. Selain kampus di Amerika, Australia, Inggris, dan Belanda, kerja sama ini juga dirajut dengan perguruan tinggi di Prancis.

Beberapa diskusi digelar untuk membuka inisiatif kerja sama kuliah Double Degree Program antara UIN Jakarta dengan perguruan tinggi di Prancis. Guru Besar yang juga Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Jakarta Prof. Khamami Zada mengatakan, Program Double Degree di Perancis ini akan dikoneksikan dengan Program Beasiswa Indonesia, antara lain melalui Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama.

"Program ini akan memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dengan memberikan kesempatan kepada semua program studi unggul mengakses program ini dengan perguruan-perguruan tinggi ternama di Prancis," terang Prof. Khamami di Prancis, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, jejaring internasional ini penting untuk mendukung program pemerintah yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kunjungan resmi kenegaraan yang telah digalakkan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris pertengahan tahun ini, menjadi bagian dari diplomasi aktif Indonesia dalam memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi Indonesia di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang semakin besar bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan.

“Program ini selaras dengan visi Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk meningkatkan kerjasama internasional dalam pendidikan tinggi sebagaimana telah dilaksanakan oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma),” terangnya.

“Tak tanggung-tanggung, Kementerian Agama melalui Puspenma telah memberikan beasiswa penuh ke luar negeri untuk kuliah di kampus-kampus ternama di Amerika, Kanada, Inggris, Belanda, Jerman, Australia, Mesir, Maroko, Tunisia, Turki, Jepang, Cina dan negara lainnya. Ini semua adalah investasi pendidikan yang serius Kementerian Agama RI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi,” sambungnya.

Penjajakan kerja sama ini didiskusikan dengan Ludovic Khamchane selaku Atase Kerja sama Pendidikan Prancis dan Prof. Arif Zamhari selaku Kepala International Office UIN Jakarta. Prof. Khamami yang juga pernah studi di Perancis menilai kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi melalui program-program yang memberikan akses pendidikan secara luas sangat penting dan strategis.

“Negara ini memiliki pengaruh yang besar dalam mengembangkan inisiatif baru di bidang pendidikan,” tegasnya. 
“Inisiatif kerja sama internasional ini disambut baik oleh Atase Kerjasama Pendidikan Prancis, Ludovic Khamchane,” sambungnya.

Prof. Khamami yakin, sinergi antarnegara yang didukung program Beasiswa Indonesia Bangkit ini akan berkontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Investasi ini akan berbuah hasil dalam satu-dua dekade ke depan sehingga Indonesia akan mengalami surplus sumberdaya manusia di masa depan.

“Indonesia Emas 2045 telah dipersiapkan dengan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui skema kerjasama internasional,” tandasnya. (Zm/Rilis Kemenag)