TK Ketilang Resmi Terintegrasi di Bawah Badan Usaha Sekolah UIN Jakarta

TK Ketilang Resmi Terintegrasi di Bawah Badan Usaha Sekolah UIN Jakarta

Ruang Diorama, Berita UIN Online – Sekitar 20 guru dan karyawan TK Ketilang mengikuti pengukuhan dan pembekalan sebagai bagian dari proses integrasi lembaga pendidikan anak usia dini ke dalam Badan Usaha Sekolah (BUS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Diorama, Kamis (9/7/2026) ini menjadi langkah awal penguatan tata kelola TK Ketilang guna mewujudkan pengelolaan yang lebih profesional, transparan, dan fleksibel.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Pendidikan Badan Usaha Sekolah Madrasah Pembangunan UIN Jakarta, Firman Hamdani, M.Ag., menjelaskan bahwa integrasi TK Ketilang merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola sekaligus pengembangan lembaga secara berkelanjutan.

Menurut ia, integrasi tersebut merupakan implementasi dari Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1543 Tahun 2025 yang mengatur penataan pengelolaan satuan pendidikan di bawah tata kelola Badan Layanan Umum (BLU) UIN Jakarta. Melalui kebijakan tersebut, sistem administrasi, pengelolaan keuangan, serta sumber daya manusia di TK Ketilang diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik.

"Kami harapkan ini akan lebih maju dan berkembang dalam rangka mengimplementasikan KMA 1543. Maka pengelolaan TK Ketilang, administrasi, keuangan, dan SDM-nya akan dikelola menjadi lebih baik lagi, transparan, akuntabel, dan profesional," ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan tata kelola tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga diarahkan pada pengembangan layanan pendidikan. Salah satu program yang tengah dipersiapkan ialah pembangunan fasilitas pengasuhan anak (daycare) guna mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas layanan yang diberikan TK Ketilang.

Selain pembangunan daycare, Badan Usaha Sekolah juga berencana melakukan renovasi serta penambahan sarana dan prasarana sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lingkungan belajar. Pengembangan tersebut diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran sekaligus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di bawah naungan UIN Jakarta.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru dan karyawan turut menjadi perhatian dalam sistem pengelolaan yang baru. Kualitas pendidikan yang baik harus didukung oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang memperoleh perhatian serta dukungan yang memadai.

"Sekaligus kesejahteraan guru dan karyawan TK Ketilang pun kami perhatikan agar menjadi lebih baik lagi. Semoga ke depan pendidikan di TK Ketilang menjadi lebih baik," tegasnya.

(Khoirillah, Meisa Aqila/Zaenal M/Sambu Sayyidul A/Foto : Tiara Abdie)

Tag :