SSE UM-PTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN Jakarta Layani 5.618 Peserta Ujian

SSE UM-PTKIN 2026 Resmi Dimulai, UIN Jakarta Layani 5.618 Peserta Ujian

Gedung TIK, Berita UIN Online - Memasuki Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri melaksanakan ujian dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Dengan dilaksanakannya pembukaan pelaksanaan SSE UM-PTKIN secara daring melalui zoom meeting, pimpinan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadiri zoom meeting di Gedung Pusat TIK, ruang Internet Cafe, Senin (8/6/2026).

Turut bergabung dalam zoom meeting, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., Kepala Bagian Akademik, Rahmawati S.Psi., MM., Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah, Dr. Yuli Yasin, Lc., M.A., Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Prof. Dr. Muhammad Maksum., S.H., M.H., MDC., Wakil Dekan Akademik Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Dr. Fita Fathurokhmah, M.Si., beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd., melaporkan detail dari terlaksananya UM-PTKIN 2026 yakni tercatat pendaftar mencapai total kisaran 92 ribu calon mahasiswa baru dengan kisaran 65 ribu calon mahasiswa yang melaksanakan ujian. “Dengan total peserta yang berkisar 65 ribu mahasiswa dan disebar ke seluruh PTKIN di bawah naungan Kemenag, ujian dilaksanakan dengan jangka waktu hari yang berbeda-beda, satu hingga lima hari,” jelasnya.

Melanjutkan laporan dari Prof. Abd. Aziz, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Amien Suyitno, M.Ag., dalam sambutannya mengatakan bahwa, terlaksananya SSE UM-PTKIN memiliki tantangan yang berbeda-beda. Prof. Amien fokus mengimbau kepada seluruh PTKIN sebagai pelaksana SSE UM-PTKIN untuk selalu memperbaiki kesalahan dan masalah yang dihadapi dari teknis maupun human error

Ia menegaskan, sebagai PTKIN yang memiliki target peminat harus menjadi responsif dan progresif dalam perkembangan di dunia pendidikan. “Tidak hanya kita yg menilai peserta pada akademik, tetapi mereka juga sedang menilai layanan kita, hal itu berpengaruh bagi mahasiswa dalam memilih PTKIN yang mereka tuju, yang diukur dari responsif dan progresif kita sebagai perguruan tinggi,” jelasnya.

Dilanjutkan dengan laporan dari setiap perguruan tinggi, UIN Jakarta diwakili Wakil Rektor, Prof. Tholabi, ia melaporkan pelaksanaan ujian di UIN Jakarta berjalan dengan lancar dan tidak ada laporan yang dipermasalahkan. “Alhamdulillah saat ini daya tampung kita 3.304, pendaftar 7.697 orang, stabil dengan tahun sebelumnya, lalu yang ikut tes dan mengambil tempat di UIN sebanyak 5.618, kita juga menyediakan sebanyak 33 lab, 3 kampus, dan menyelenggarakan tes selama 4 hari dengan 12 sesi,” jelasnya.

Stabil dengan tahun sebelumnya, uji tes ini juga terdapat calon mahasiswa difabel dengan jumlah 4 orang dengan spesifikasi 2 orang disabilitas netra dan 2 orang tunagrahita, “Calon mahasiswa disabilitas kita layani di ruang khusus dengan pendampingan khusus,” jelasnya.

SSE UM-PTKIN di UIN Jakarta dilaksanakan selama 4 hari ke depan di 33 lab yang tersebar di kampus 1, kampus 2 dan kampus 3 dengan kapasitas peserta 15 orang di masing-masing lab.    

(Meisa Aqilah/Zaenal M./Sambu Sayyidul/Foto: Alfin Ilham)