Soroti Konferensi Internasional CITSM 2026, UIN Jakarta Dorong Komitmen Pengembangan AI

Soroti Konferensi Internasional CITSM 2026, UIN Jakarta Dorong Komitmen Pengembangan AI

Rizki Permata Naswa Iqwalia
Tim Redaksi PIH UIN Jakarta

Surabaya, Berita UIN Online – Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie menghadiri pembukaan The 14th International Conference on Cyber and IT Service Management (CITSM) 2026 dalam welcoming remarks sebagai perwakilan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengusung tema “Green and Responsible AI-Driven IT Service Management”, kegiatan ini berlangsung secara hybrid dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai salah satu pusat penyelenggara, Kamis (10/09/2026).

Kegiatan ini berlangsung dengan dihadiri para akademisi perguruan tinggi dan peneliti, diantaranya UIN Jakarta, UNESA, International Islamic University Malaysia, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Keterlibatan UIN Jakarta dalam CITSM 2026 menjadi langkah nyata untuk memperluas perspektif keilmuan dalam merespons perkembangan teknologi yang berbagai isu strategis computing and processing, komunikasi dan jaringan, signal processing and analysis, robotika dan sistem kendali, energi dan aplikasi industri, serta perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan IT service management.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie membuka sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada Rektor UNESA Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNESA Prof. Dr. Anang Kistyanto, S.Sos., M.Si., Conference Chair CITSM 2026 Prof. Husni Teja Sukmana, Ph.D., para pembicara utama, panitia penyelenggara, mitra akademik, serta seluruh peserta lintas negara.

“Atas nama Rektor dan seluruh civitas akademika UIN Jakarta, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan untuk menjadi bagian dari konferensi internasional ini,” ungkapnya.

Bertemakan “Green and Responsible AI-Driven IT Service Management” dinilai sangat relevan karena pesatnya perkembangan AI membawa tanggung jawab besar terhadap etika, tata kelola, keberlanjutan lingkungan, dan dampak sosial. Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie menekankan bahwa keberhasilan inovasi digital tidak boleh hanya diukur dari kecanggihan teknisnya, melainkan dari kemampuannya dalam meningkatkan kualitas hidup serta menjawab tantangan nyata di masyarakat. Oleh karena itu, penerapan AI harus tetap berpijak pada prinsip kemanusiaan dan keberlanjutan.  

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi juga menambahkan bahwa perguruan tinggi memegang peran untuk mengawal arah transformasi digital melalui riset yang berdaya guna, pendorongan inovasi, dan penyediaan solusi atas berbagai krisis global. Tanggung jawab akademis tidak berhenti pada pencetakan lulusan berkualitas, melainkan juga mencakup penguatan kolaborasi global.

“Kolaborasi antara universitas, peneliti, dan berbagai institusi merupakan salah satu kunci untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan menciptakan dampak yang bermakna,” ungkapnya.

Sejalan dengan semangat tersebut, dua tema yang diangkat oleh speaker mencerminkan perhatian mendalam terhadap dimensi etika dan kemanusiaan dalam teknologi. Hal ini terlihat dari dua bahasan utama, yaitu “Advanced Neural Intelligence for Precision Mental Well-Being” dan “Advancing Toward Responsible Process Intelligence”. 

Keikutsertaan UIN Jakarta dalam ajang CITSM 2026 menjadi bagian dari komitmen kampus untuk terus memperkuat keunggulan akademik, meningkatkan kapasitas riset, mendorong jejaring internasional, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi

berharap forum ini tidak hanya berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi dapat berlanjut menjadi cikal bakal kerja sama riset dan akademik yang berkesinambungan.

“Semoga para peserta memperoleh wawasan baru, membangun jejaring akademik, dan mengembangkan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi komunitas akademik global,” tutupnya.

Konferensi internasional yang berlangsung selama dua hari pada Kamis–Jumat (10–11/09/2026) ini diharapkan dapat menjadi titik temu akademik yang menyatukan inovasi teknologi dengan tanggung jawab sosial, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mewujudkan masa depan digital yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Sumber: UIN Jakarta Dorong Kolaborasi AI untuk Pengembangan AI yang Bertanggung Jawab

Foto Dokumentasi 1
Foto Dokumentasi 2