Sekjen Kemenag Dorong UIN Jakarta Jadi Kampus Papan Atas dan Berdampak Nyata

Sekjen Kemenag Dorong UIN Jakarta Jadi Kampus Papan Atas dan Berdampak Nyata

Jakarta, Berita UIN Online -- Rapat Kerja Pimpinan UIN Jakarta Tahun 2026 yang digelar di Grand Sahid Jaya Hotel menghadirkan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, sebagai salah satu pembicara utama. Dalam arahannya, pada Jumat, (13/02/2026), dirinya menegaskan pentingnya transformasi UIN Jakarta menjadi kampus papan atas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kepentingan bangsa dan negara.

Kamaruddin menekankan bahwa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki modal historis dan intelektual yang kuat untuk melangkah lebih jauh.

“Saya menginginkan UIN Jakarta menjadi kampus papan atas Indonesia yang berkontribusi bagi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Menurutnya, sudah saatnya UIN Jakarta memikirkan lompatan besar sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memberikan dampak luas.

“Sudah saatnya UIN Jakarta memposisikan diri sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kontribusi dan dampak besar, menjadi kampus unggulan yang mendapatkan rekognisi nasional maupun internasional”, ujarnya.

Kamaruddin juga menyoroti tantangan besar lulusan perguruan tinggi saat ini. Ia menyebutkan bahwa terdapat jutaan alumni perguruan tinggi yang masih kebingungan menentukan arah hidup setelah lulus.

Ia menegaskan bahwa proses bisnis dan tata kelola kampus harus berorientasi pada peningkatan kapasitas mahasiswa, bukan sekadar menghasilkan lulusan.

“Proses bisnis di kampus harus berorientasi pada penguatan kapasitas mahasiswa agar mereka bisa survive setelah selesai kuliah. Mahasiswa harus dibekali dengan value yang membuat mereka bisa sukses”, tegas Kamaruddin.

Terakhir, Kamaruddin juga mengingatkan bahwa UIN Jakarta memiliki warisan intelektual yang kuat. Nama-nama besar seperti M. Quraish Shihab, Harun Nasution, dan Azyumardi Azra menjadi bukti bahwa UIN Jakarta selama ini berada di jajaran perguruan tinggi papan atas.

“UIN Jakarta masih menjadi perguruan tinggi papan atas karena memiliki tokoh-tokoh besar yang menjadi rujukan nasional dan internasional. Ini adalah modal besar yang harus terus dijaga dan ditingkatkan”, tutupnya. (usa/photo: Tiara A)