Rilis Pers: UIN Jakarta Jadi Tuan Rumah AIUA International Seminar and 15th Annual General Meeting 2026
Ciputat, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan The Asian Islamic Universities Association (AIUA) International Seminar and 15th Annual General Meeting pada 23–25 Juni 2026. Mengusung tema "Transforming Islamic Higher Education for Advancing Global Peace, Resilience, and Inclusive Development."
Baca Juga Agenda Konferensi UIN Jakarta 2026 di: Konferensi Internasional
Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan agenda yang saling berkesinambungan. Pada Selasa, 23 Juni 2026, panitia menyambut kedatangan para delegasi dan pimpinan perguruan tinggi anggota AIUA dari berbagai negara.
Memasuki hari kedua, Rabu, 24 Juni 2026, Seminar Internasional akan diselenggarakan di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta. Kegiatan dibuka melalui welcoming remarks oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Presiden AIUA, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D.
Seminar menghadirkan dua sesi keynote address. Sesi pertama disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004–2009 dan 2014–2019, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang mengangkat tema "Islamic Leadership and Peacebuilding in a Fragmented Global Order." Sesi kedua disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., dengan tema "Islamic Higher Education, Democracy, and Global Transformation."
Selain pidato utama, seminar juga menghadirkan dua sesi diskusi panel yang mempertemukan akademisi dan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai negara. Panel pertama membahas “Islamic Higher Education as a Strategic Actor in Peacebuiding and Social” dengan menghadirkan Dr. Shukree Langputeh (Thailand), Prof. Dato' Dr. Hj. Mohd Zawavi Zainal Abidin (Malaysia), dan Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan moderator Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D.
Panel kedua mengangkat tema "Repositioning Islamic Higher Education in the Age of Global Disruption: Innovation, Integration, and Impact" yang menghadirkan Dr. Haji Hambali (Brunei Darussalam), Prof. Dato' Dr. Wan Sabri Bin Wan Yusof (Malaysia), dan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, S.Ag., M.A., Direktur Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin, dengan moderator Prof. Muhammad Zuhdi, M.Ed., Ph.D.
Setelah seminar internasional, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) universitas anggota AIUA sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan. Rangkaian hari kedua ditutup melalui agenda Dinner and Networking yang diawali dengan opening address Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suyitno, M.Ag., mengenai penguatan keterlibatan global Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui jejaring, kolaborasi, dan sinergi kelembagaan.
Selanjutnya, pada Kamis, 25 Juni 2026, seluruh delegasi melaksanakan AIUA Annual General Meeting di Ruang Diorama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pertemuan ini membahas laporan pelaksanaan Rencana Strategis AIUA beserta laporan keuangan periode 2024–2026, dilanjutkan dengan presentasi program kelembagaan yang meliputi joint degree, riset, kemitraan bisnis dan ekonomi, diseminasi pengetahuan, serta pertukaran mahasiswa. Forum juga menggelar strategic roundtable discussion untuk merumuskan prioritas kerja sama antaranggota, sebelum menyusun Rencana Strategis AIUA 2026–2028 dan menetapkan Presiden AIUA beserta struktur organisasi periode berikutnya.
Melalui penyelenggaraan AIUA International Seminar and Annual General Meeting 2026, diharapkan terwujud Deklarasi Pendidikan Tinggi Islam untuk Perdamaian, Ketahanan, dan Pembangunan Inklusif, penyusunan AIUA Strategic Plan 2026–2028, rekomendasi kebijakan, serta penguatan jejaring akademik internasional. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Jakarta dalam memperkuat kolaborasi global dan mendorong transformasi pendidikan tinggi Islam yang berkontribusi bagi perdamaian, ketahanan, dan pembangunan yang inklusif.
Sebagai informasi kegiatan ini dihadiri berbagai universitas diantaranya: Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Terbuka (UT), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Universitas Pamulang, Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ), ITB Ahmad Dahlan, Universitas Paramadina, Universitas Nasional (UNAS), Universitas Mercu Buana (UMB), Universitas Bina Nusantara (BINUS), Universitas Budi Luhur, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Darunnajah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Mathla'ul Anwar Banten, Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, dan Universitas Islam Jakarta.
(Khoirillah/Zaenal/Arifin)

