Resmi Dilepas, Kontingen UIN Jakarta Siap Berlaga di Kompetisi Mahasiswa PTKIN se-Jawa Madura
Diorama Gedung Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara Pelepasan Kontingen kepada mahasiswa dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA) II tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026. Acara pembekalan ini berlangsung dengan seksama di ruang Diorama Gedung Auditorium Harun Nasution pada Kamis (03/08/2026).
Kegiatan PORSI JAWARA II Tahun 2026 yang mengusung tema "Energi Juara Harmoni Nusantara" ini akan berlangsung pada 8 hingga 13 September 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, Jawa Tengah. Ajang ini diikuti oleh kontingen dari 18 PTKIN se-Jawa dan Madura. Untuk UIN Jakarta sendiri, sebanyak 67 civitas akademika terpilih dari 12 fakultas akan diberangkatkan menuju Pekalongan.
Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Dr. H. Nanang Fatchurochman, S.H., S.Pd., M.Pd., Kepala Bagian Akademik pada Biro Administrasi, Akademik dan Kerja Sama (AAKK) Rahmawati, S.Psi., M.M., dan Ketua Tim Kemahasiswaan Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A., serta para civitas akademika UIN Jakarta.
Secara keseluruhan, PORSI JAWARA II melombakan 24 cabang kompetisi dari tiga rumpun utama, yaitu olahraga, seni, dan ilmiah. Pada kategori olahraga, UIN Jakarta siap menerjunkan 29 delegasi yang telah terverifikasi dalam delapan cabang, yakni tenis meja, bulu tangkis, e-sport, catur, wall climbing, pencak silat, taekwondo, dan karate. Sementara itu, pada rumpun seni, UIN Jakarta mengirimkan 17 delegasi untuk cabang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Hifdhil Qur'an (MHQ), Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ), kaligrafi, pop solo islami, film pendek, dai dan daiah, serta puisi mahasiswa asing. Dalam rumpun ilmiah, terdapat 21 delegasi yang berfokus pada Musabaqah Fahmil Qur'an (MFQ), Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), debat bahasa arab, debat bahasa inggris, business plan, debat konstitusi, dan inovasi media pembelajaran.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses seleksi kontingen telah dilaksanakan secara optimal. Prof. Ali juga memberikan semangat kepada kontingen yang akan bertanding melalui gelora slogan "Bisa, Jaya, Juara" dan "Jawara Juara".
"Kita semua telah melaksanakan proses seleksi dengan baik. Semua yang hadir di ruang Diorama ini adalah orang-orang unggul. Lomba atau kompetisi harus kita hayati untuk mengharumkan nama UIN Jakarta. Menjadi juara umum adalah target utama kita. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mencapainya kecuali dengan kedisiplinan, berlatih, dan terus berusaha. Selalu eksplorasi apa yang didapatkan selama lomba," ujar Prof. Ali.
Prof. Ali menekankan pentingnya menjaga etika dan integritas selama mengikuti perlombaan sebagai perwakilan dari lembaga pendidikan Islam terkemuka.
"Taat aturan dan menjaga kedisiplinan itu sangat penting. Kita harus sebaik mungkin menjaga sikap dan perilaku karena kita membawa nama institusi agama yang terkemuka di tanah air. Tampil percaya diri, terhormat, dan bermartabat. Penerapan prinsip kejujuran dan integritas dalam lomba adalah tonggak utama untuk menjadi juara. Harapannya, kontingen UIN Jakarta bisa tampil lebih siap, lebih percaya diri, dan mampu mempertahankan performa secara elegan untuk meraih gelar juara," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Akademik pada Biro Administrasi, Akademik dan Kerja Sama (AAKK) Rahmawati, S.Psi., M.M., turut memberikan dorongan semangat kepada seluruh kontingen agar terus mempersiapkan diri dengan maksimal.
"Para mahasiswa kontingen harus benar-benar mempersiapkan diri secara matang. Rektor dan seluruh jajaran pimpinan mendukung penuh keberangkatan kontingen ke UIN Pekalongan dalam ajang PORSI JAWARA II ini. Bertandinglah secara sportif dan disiplin, serta manfaatkan momentum ini untuk mempererat silaturahmi dengan civitas akademika se-Jawa dan Madura. Kita harus menjaga nama baik UIN Jakarta dan menunjukkan bahwa mahasiswa kita tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga di bidang seni dan teknologi," tuturnya.
Selanjutnya prosesi pelepasan kontingen ditandai secara simbolis oleh Prof. Ali Munhanif bersama perwakilan mahasiswa peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Sebagai penutup rangkaian acara, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Dr. H. Nanang Fatchurochman, S.H., S.Pd., M.Pd., mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik para kontingen.
"Silakan manfaatkan waktu untuk beristirahat yang cukup agar saat berlomba kondisi fisik dan mental mahasiswa tetap segar dan sehat. Kepada yang mendampingi, mohon hal ini turut diperhatikan demi mendukung raihan juara, termasuk persiapan untuk parade delegasi," tutupnya.
