Rektor UIN Jakarta Lantik Nilam Nur Azizah sebagai Kabag Tata Usaha FISIP 

Rektor UIN Jakarta Lantik Nilam Nur Azizah sebagai Kabag Tata Usaha FISIP 

Ruang Diorama, Berita UIN Online - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., secara resmi melantik Nilam Nur Azizah, S.E., M.Si. sebagai Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di ruang Diorama, lantai dasar Auditorium Harun Nasution, Kamis (2/7/2026).

Pengangkatan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 041962/SJ/B.II/KP.07.6/06/2026. Sebelum resmi menjabat sebagai Kabag TU FISIP UIN Jakarta, Nilam Nur Azizah yang memiliki pangkat golongan Pembina IV/A ini bertugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan dan Moderasi Beragama, Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan dan dilanjutkan dengan pengucapan kata pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan oleh Rektor. Melalui sumpah tersebut, pejabat yang dilantik mengikrarkan komitmen spiritual dan profesionalnya untuk setia kepada negara, menjunjung tinggi etika, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab tanpa menyalahgunakan kewenangan. Nilam kemudian mempertegas prinsip tersebut melalui pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas. Ia menyatakan kesiapannya untuk mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pimpinan serta selalu menjaga citra dan kredibilitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui pelaksanaan tata kerja yang jujur, transparan, akuntabel, dan objektif. Komitmen integritas ini sangat sejalan dengan tagline visi yang diusung oleh kampus, yakni “Innovation, Green, and Humanity”.

Dalam sesi amanat, Prof. Asep Saepudin Jahar memberikan pesan-pesan substansial yang disampaikan dengan penuh kehangatan namun tegas. Beliau menyambut kedatangan Nilam dengan mengibaratkan kampus sebagai tempat bernaung seutuhnya. “Pertama, selamat datang di UIN, ini rumah Ibu. Jadi bukan tempat persinggahan. Mudah-mudahan Ibu sampai pensiun di sini,” Beliau juga berpesan agar seluruh pihak senantiasa merawat lingkungan kerja layaknya rumah sendiri dengan menekankan, “Karena ini rumah, maka tolong dirapikan. Kalau ada yang kotor dibersihkan, kalau ada yang kurang rapi dirapikan” ujar Prof. Asep.

Lebih lanjut, Rektor mengingatkan bahwa amanat yang diemban oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki nilai transenden yang harus dijaga. “Jabatan adalah ibadah. Maka jangan diukur dengan pendapatan,” tegasnya, seraya mengingatkan agar amanat tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan institusi.

Mengingat UIN Jakarta adalah lembaga pendidikan yang ritmenya mungkin berbeda dengan tempat tugas sebelumnya, Rektor menyoroti pentingnya kemampuan beradaptasi dan bersinergi. “Budaya UIN mungkin beda, ada beda dengan di tempat sebelumnya. Yang baik dari yang lama dibawa ke sini. Kalau yang kurang baik ditinggalkan,” tuturnya. Ia juga mengilustrasikan ritme kerja dan sinergi tim di fakultas dengan sebuah analogi yang dinamis, “Kalau di sini memang lari misalnya, Ibu ikut lari. Kalau di sini kurang lari, Ibu ajak lari”.

 

(Irfan Mufid/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Azka Raysa)

Tag :