Rektor UIN Jakarta: IKALUIN Award Perkuat Kolaborasi Alumni dan Almamater

Rektor UIN Jakarta: IKALUIN Award Perkuat Kolaborasi Alumni dan Almamater

Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antara alumni dan almamater dalam mendorong kemajuan UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi yang semakin berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Prof. Asep dalam sambutannya pada IKALUIN Award 2026 yang digelar di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua IKALUIN beserta jajaran pengurus pusat dan daerah, Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM Prof. Salman Maggalatung yang mewakili Menteri Agama RI, para pimpinan perguruan tinggi, tokoh alumni, nominator, penerima penghargaan, serta para undangan.

Menurut Prof. Asep, IKALUIN Award merupakan momentum penting, bukan hanya bagi universitas, tetapi juga bagi seluruh alumni ADIA, IAIN, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penghargaan tersebut menjadi ruang apresiasi terhadap karya, dedikasi, dan kontribusi alumni yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, negara, dan kemanusiaan.

“Bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting, bukan hanya bagi universitas, tetapi juga bagi seluruh alumni. IKALUIN Award menjadi ruang apresiasi atas karya, dedikasi, dan kontribusi para alumni,” ujar Prof. Asep.

Ia menyampaikan, penyelenggaraan IKALUIN Award tahun ini berlangsung bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis ke-69 UIN Jakarta. Usia tersebut, menurutnya, menandai kematangan perjalanan institusi yang telah tumbuh sejak masa Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), hingga bertransformasi menjadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Prof. Asep menyambut baik pelaksanaan IKALUIN Award karena mencerminkan kuatnya ikatan alumni terhadap almamater. Ia menilai, alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kampus, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun masa depan universitas.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Asep juga menyampaikan capaian UIN Jakarta yang kini menempati peringkat ke-29 dunia dalam QS World University Rankings by Subject untuk bidang Theology, Divinity, and Religious Studies. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika, alumni, mitra, dan berbagai pihak yang mendukung perkembangan UIN Jakarta.

“Capaian ini tentu bukan hasil kerja satu pihak, melainkan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika, alumni, mitra, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan UIN Jakarta,” katanya.

Ia mengajak para alumni untuk menjadikan capaian tersebut sebagai energi dan motivasi untuk memperluas kontribusi. Menurutnya, perguruan tinggi besar dunia dapat berkembang karena ditopang peran alumni yang kuat, baik dalam pengembangan keilmuan, kewirausahaan, perluasan jejaring, maupun dukungan beasiswa bagi generasi berikutnya.

Prof. Asep mencontohkan bagaimana Harvard University dan sejumlah universitas ternama dunia terus berkembang melalui keterlibatan aktif alumninya. Karena itu, ia mengajak alumni UIN Jakarta untuk memperkuat sinergi dalam berbagai bidang.

“Kita perlu bersama-sama mendorong pengembangan bidang keilmuan, kewirausahaan, beasiswa, dan berbagai program yang dapat memperkuat kualitas UIN Jakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terus berkembang dan semakin berdaya saing,” ujarnya.

Pada akhir sambutannya, Prof. Asep mengucapkan selamat kepada seluruh penerima IKALUIN Award 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi para alumni untuk terus berkarya, mengabdi, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IKALUIN, panitia, sponsor, panelis, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan IKALUIN Award 2026. (Meisya/Noosa/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Tiara Abdhie)