Rektor Tekankan Mentalitas Kuat sebagai Kunci Keberhasilan Mahasiswa
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepuddin Jahar, M.A., Ph.D., mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk mensyukuri capaian akademik sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan kehidupan di era revolusi industri 5.0, pada Wisuda ke-137, di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (30/08/2025).
Dalam pidatonya, Rektor, Prof. Asep Saepuddin Jahar, M.A., Ph.D., menegaskan tema wisuda kali ini sengaja diangkat terkait inovasi digital dan etika Islam dalam membangun peradaban berkelanjutan di era revolusi industri 5.0. Ia berharap para lulusan mampu menggabungkan kompetensi akademik dengan kekuatan spiritual dan etika.
“Para wisudawan-wisudawati, tema Wisuda sengaja mengambil topik yang terkait dengan inovasi digital dan etika Islam dalam membangun peradaban berkelanjutan di era revolusi industri 5.0,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rektor menyinggung capaian akademik lulusan dengan prestasi IPK tinggi. Ia menyebut bahwa ada wisudawan yang berhasil meraih IPK 3,9 sebagai bentuk kesungguhan dan fokus dalam belajar. Namun, ia juga menekankan bahwa nilai bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan.
“IPK boleh tinggi, tetapi mentalitas juga harus kuat. Jangan baru melamar sekali, ditolak, lalu menyerah. No, jangan mager, harus terus bergerak. Itu yang disebut dengan bahasa agama silaturahmi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga mengingatkan pentingnya mengenal jati diri sebagai manusia yang unik dan spesial. Ia bahkan mengajak para wisudawan untuk melakukan refleksi diri dengan sebuah ikrar bersama.
“Hei, aku orang spesial yang diciptakan oleh Tuhan hanya satu dalam sejarah dunia. Sadarlah kau untuk maju dan soleh selama hidup di dunia ini,” serunya.
Ia menambahkan, kesuksesan sejati bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga kemampuan menghadapi kesulitan dengan sikap optimis.
“Kemarin Prof Mu'ti (Prof. Dr. Abdul Mu'ti M.Ed/Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI) menyampaikan, sulit boleh dikatakan, oh ini sulit, boleh. Tetapi jangan mengatakan, aku tidak bisa. Haram mengatakan, aku tidak bisa. Tapi kalau mengatakan, oh ini sulit, tapi aku nanti cari cara untuk bisa,” jelasnya.
Di penghujung sambutannya, Rektor kembali menegaskan bahwa para lulusan UIN Jakarta adalah pribadi yang berharga dan memiliki potensi besar untuk memberi manfaat bagi umat. Ia menutup dengan doa agar seluruh wisudawan menjadi pribadi yang sukses, sehat, dan berbakti kepada orang tua.
“Semoga kalian dipanjangkan umur, diberikan kesehatan, dilimpahkan rizkinya, dan selalu berbakti kepada orang tua,” ungkapnya.
(Nosa Idea L./Zaenal M./ Fauziah M./Nazwa Adawiyah S./Foto : Aqilah Qurrotulaini)