Rakerpim 2026, UIN Jakarta Luncurkan Desain Toga Guru Besar Karya Didit Maulana

Rakerpim 2026, UIN Jakarta Luncurkan Desain Toga Guru Besar Karya Didit Maulana

Jakarta, Berita UIN Online -- UIN Jakarta resmi meluncurkan desain toga Guru Besar terbaru dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta 2026 yang digelar di Grand Sahid Jaya Hotel, Jumat, (13/2/2026). Desain tersebut merupakan karya desainer ternama Indonesia, Didit Maulana.

Meski tidak hadir secara langsung, Didit Maulana menyampaikan pemaparan filosofi desain melalui tayangan video rekaman yang diputar di hadapan para pimpinan universitas.

Dalam video tersebut, Didit menjelaskan bahwa karya ini dipersembahkan sebagai refleksi arah besar UIN Jakarta.

“Karya ini dipersembahkan bagi UIN Jakarta sebagai cerminan komitmen serta visi-misi institusi dalam menghasilkan pendidikan inovatif berbasis teknologi informasi yang berorientasi pada kebutuhan global. Ini menjadi rangkaian cerita yang merefleksikan citra UIN Jakarta sebagai institusi yang menjunjung tinggi komitmen, profesionalisme, dan integritas pada setiap kegiatan akademiknya,” ucap Didit.

Dirinya juga menegaskan bahwa motif desain terinspirasi dari semangat UIN Jakarta untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi bereputasi global.

“Motif ini lahir dari semangat untuk terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi bereputasi global dengan keunggulan pada integrasi ilmu, keislaman, keindonesiaan, dan sains”, ujarnya

Dirinya juga menambahkan bahwa desain toga Guru Besar ini mengusung warna navy blue, cobalt blue, midnight green, yellow gold, dan grey sebagai identitas visual UIN Jakarta yang menggambarkan kedalaman ilmu, kedamaian, keberkahan, integritas, serta cita-cita masa keemasan untuk pengembangan keilmuan, transformasi sosial, dan peningkatan daya saing bangsa.

Selain warna, kekuatan utama desain toga Guru Besar ini terletak pada detail motif yang sarat makna filosofis. Didit Maulana menuturkan bahwa motif-motif tersebut dirancang saling menyatu dan membentuk kesatuan visual yang utuh. 

“Detail motif yang saling menyatu menggambarkan prinsip keadilan, keselarasan, dan ketenangan batin dalam kehidupan manusia, sejalan dengan hukum dan keseimbangan alam semesta”, ujarnya

Motif harmonis dengan pola pengulangan tanpa batas dimaknai sebagai simbol wawasan global dan misi UIN Jakarta sebagai rahmat bagi alam semesta yang tidak mengenal batas ruang dan waktu.

Sementara itu, motif dengan titik pusat di tengah merepresentasikan fokus UIN Jakarta dalam mengintegrasikan studi, keislaman, sains, dan teknologi modern.

Adapun motif bunga lotus dimaknai sebagai simbol cita-cita luhur dalam menggapai pengetahuan dan kebenaran tertinggi demi kemaslahatan bersama.

Dirinya menekankan bahwa rancangan toga Guru Besar ini mengusung siluet modern dengan tetap mempertahankan karakter profesional, elegan, dan santun.

“Kami menghadirkan rancangan yang mencerminkan UIN Jakarta melalui siluet modern yang tetap menunjukkan nuansa profesional, elegan, dan santun, dengan sentuhan motif khas Indonesia yang penuh wibawa”, tegas Didit. (usa/photo: Tiara A)