Prodi PPG UIN Jakarta Luncurkan Platform Belajar Guru "PPG Share-Hub" bagi Alumni

Prodi PPG UIN Jakarta Luncurkan Platform Belajar Guru "PPG Share-Hub" bagi Alumni

Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi meluncurkan Platform Belajar Guru "PPG Share-Hub" bagi alumni PPG dalam rangkaian acara Pengukuhan Guru Profesional Program PPG Dalam Jabatan UIN Jakarta yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Jumat (10/7/2026).

Peluncuran platform ini menjadi langkah baru Prodi PPG UIN Jakarta dalam menghadirkan ruang pembelajaran berkelanjutan bagi para alumni. Sebanyak 15.451 alumni PPG yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia kini dapat mengakses berbagai sumber belajar, berbagi praktik baik, memanfaatkan bahan ajar, serta mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Melalui sistem yang terintegrasi dengan Single Sign-On (SSO), setiap alumni memperoleh akun eksklusif untuk mengakses platform sesuai bidang keilmuannya, seperti Pendidikan Agama Islam, Akidah Akhlak, Bahasa Arab, Sejarah Kebudayaan Islam, Fikih, lima bidang studi Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Raudhatul Athfal (RA). Ke depan, platform ini juga akan terintegrasi dengan penyelenggaraan workshop daring secara sinkron maupun asinkron yang menghadirkan para pakar pendidikan.

Peluncuran PPG Share-Hub disaksikan langsung oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI, Dr. Fesal Musaad, M.Pd., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., serta Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta, Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. Mengungkapkan bahwa kehadiran PPG Share-Hub menjadi bentuk nyata keberlanjutan proses pendidikan profesi guru yang telah dilaksanakan selama ini.

“Terima kasih kepada Prodi PPG UIN Jakarta yang telah meluncurkan tindak lanjut dari pendidikan yang selama ini dilakukan. Dengan demikian, terdapat keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan sehingga para alumni dapat terus menjalin komunikasi ilmiah dan saling belajar sesuai bidang keilmuannya,” katanya.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI, Dr. Fesal Musaad, M.Pd., Mengapresiasi inovasi yang dilakukan UIN Jakarta melalui peluncuran platform tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan yang patut menjadi contoh bagi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) lainnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada UIN Jakarta yang telah mampu membangun dan menyiapkan sarana ini. Saya kira ini merupakan terobosan dan inovasi yang luar biasa. Ke depan, saya berharap LPTK lain dapat menyelenggarakan hal yang sama dan belajar dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FITK UIN Jakarta, Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa kehadiran platform tersebut merupakan komitmen FITK dalam membangun ekosistem belajar yang berkelanjutan bagi para alumni PPG.

“Platform Guru Belajar kami hadirkan sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan bagi alumni PPG UIN Jakarta. Kami ingin memastikan bahwa setelah dikukuhkan sebagai guru profesional, para alumni tetap memiliki ekosistem belajar yang mendukung peningkatan kompetensi, kolaborasi, dan inovasi dalam pembelajaran,” jelasnya.

Melanjut hal itu, Ketua Program Studi PPG UIN Jakarta, Nur Luthfi Rizqa H., M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak berhenti setelah guru menyelesaikan pendidikan profesi. Menurutnya, guru profesional memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan kompetensinya melalui proses belajar sepanjang hayat.

“Pendidikan berkualitas dapat terwujud ketika guru terus berupaya meningkatkan kualitasnya. Dalam hal ini guru profesional memiliki tanggung jawab untuk terus belajar berkelanjutan. Oleh karena itu, LPTK perlu menyediakan ruang yang memudahkan guru untuk melakukan proses pengembangan diri tersebut,” ujarnya.

(Rilis PPG UIN Jakarta/Foto:Tiara Abdhie)