Prodi Agribisnis UIN Jakarta Raih Akreditasi Internasional ASIIN
FST, Berita UIN Online - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mendapatkan akreditasi di kancah global. Program studi (prodi) unggulannya, S1 Agribisnis dan S2 Agribisnis, resmi menyusul keberhasilan prodi lain dengan meraih akreditasi penuh dari lembaga internasional, Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN).
Pencapaian ini tertuang dalam surat keputusan Komisi Akreditasi ASIIN tertanggal 27 Maret 2026. Berdasarkan keputusan tersebut, Program Studi Agribisnis dinyatakan memenuhi standar internasional dengan masa berlaku akreditasi hingga 30 September 2030.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Husni Teja Sukmana, S.T., M.Sc., Ph.D., menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bukti konkret dari komitmen fakultas dalam menghadirkan kualitas pendidikan yang kompetitif secara global. Ia menjelaskan bahwa pengakuan ini bukan sekadar gelar, melainkan cerminan dari dedikasi seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu akademik.
“Pencapaian akreditasi internasional ini menjadi tonggak sejarah baru bagi FST, khususnya untuk Program Studi Agribisnis. Hal ini membuktikan bahwa kurikulum dan proses pembelajaran yang kami jalankan telah sejalan dengan standar internasional yang diakui dunia,” tuturnya.
Program Studi Agribisnis UIN Jakarta sendiri berfokus pada sektor agribisnis perkotaan (urban farming). Untuk mendukung implementasi riset dan praktikum mahasiswa, prodi ini juga didukung dengan fasilitas Green House, berlokasi di kawasan Kampus PPG Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Keberhasilan S1 dan S2 Agribisnis ini menambah panjang daftar prodi di lingkungan FST yang telah tersertifikasi ASIIN, setelah sebelumnya prodi Biologi, Kimia, Matematika, dan Fisika lebih dulu mengantongi predikat serupa.
Sebagai informasi, ASIIN merupakan lembaga akreditasi internasional yang berbasis luaran (Outcome Based Accreditation). Dalam proses evaluasinya, ASIIN menekankan pada implementasi Outcome Based Education (OBE). Hal ini menuntut institusi pendidikan untuk membuktikan ketercapaian kompetensi lulusan (Program Outcome) serta menunjukkan komitmen yang kuat dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang setara dengan standar global di bidang sains dan teknologi.
(Rilis Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
