Pra-Rakerpim 2026: UIN Jakarta Bedah Strategi Akselerasi Global Bersama Direktur Internasionalisasi UI
ADIA Convention Center, Berita UIN Online - Dalam rangka memperkuat langkah menuju World Class Islamic University, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan Direktur Internasionalisasi Pendidikan Universitas Indonesia (UI), Dr. Fadhilah Muslim, S.T., M.Sc., Ph.D., DIC., sebagai narasumber dalam kegiatan Pra Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) yang digelar di Ballroom ADIA Convention Center, Selasa (03/02/2026). Dalam forum tersebut, Dr. Fadhilah memaparkan materi bertemakan Strategi Internasionalisasi Kampus.
Dalam forum ini, Dr. Fadhilah memaparkan strategi UI dalam mengakselerasi reputasi global melalui tema Strategi Akselerasi Internasionalisasi Kampus. Ia menyoroti pentingnya reformasi struktural untuk menunjang program-program strategis universitas, salah satunya melalui pembentukan direktorat khusus yang fokus pada mobilitas dan pendidikan internasional.
Ia menjelaskan bahwa internasionalisasi bukan sekadar mengirim sivitas akademika ke luar negeri. Tentunya ada perubahan paradigma mendasar dalam melihat internasionalisasi kampus, yakni pembagian fokus antara Internationalization at Home dan Internationalization Abroad. Menurutnya, penguatan ekosistem internasional di dalam kampus justru memegang posisi yang sangat penting.
“Jika kita berbicara tentang internasionalisasi, perspektifnya tidak hanya sekadar mengirimkan mahasiswa ke luar atau menjalin kerja sama dengan pihak luar. Kami selalu membagi perspektif internasionalisasi menjadi dua hal utama, yakni internasionalisasi di rumah (at home) dan internasionalisasi di luar (abroad). Bahkan, yang ingin kami tingkatkan lebih jauh adalah bagaimana memperkuat internasionalisasi di universitas sendiri,” ujarnya di hadapan para pimpinan UIN Jakarta.
Lebih lanjut, perempuan alumni Imperial College London itu mengungkapkan bahwa strategi UI saat ini menerapkan komposisi 60:40, di mana 60 persen fokus dialokasikan untuk Internationalization at Home. Hal ini diwujudkan dengan mengundang dosen asing, visiting professor, hingga post-doctoral researcher untuk menciptakan lingkungan akademik global di lingkungan kampus. Selain itu, program studi didorong untuk menyelenggarakan kelas internasional sehingga mahasiswa dan dosen terbiasa dengan lingkungan global tanpa harus ke luar negeri.
Terkait pencapaian target pemeringkatan dunia, Dr. Fadhilah menyebutkan bahwa basis data dan indikator kinerja menjadi kunci utama. Ia menegaskan bahwa upaya menembus peringkat 100 besar dunia membutuhkan usaha yang luar biasa dan pemantauan ketat terhadap indikator-indikator lembaga pemeringkat internasional seperti QS World University Rankings dan Times Higher Education (THE).
“Untuk mencapai target ranking dunia, kita selalu memonitor pergerakan setiap indikator, baik QS maupun THE. Setidaknya ada empat indikator utama yang berkaitan dengan aspek internasional, termasuk international student ratio dan international research network. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang, bagaimana kita meningkatkan jumlah mahasiswa asing dan memperluas jejaring riset global secara terukur,” jelasnya.
Pemaparan yang disampaikan Dr. Fadhilah memberikan gambaran konkret bagi UIN Jakarta untuk mengembangkan strategi internasionalisasi yang lebih efektif. Pengalaman sukses UI dalam membangun reputasi global diharapkan dapat diadaptasi dan disesuaikan dengan karakteristik UIN Jakarta sebagai universitas Islam terkemuka di Indonesia.
Sebagai informasi, kegiatan Pra Rakerpim ini dihadiri langsung oleh rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Sekretaris Senat UIN Jakarta Prof. Dr. Masri Mansoer, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H.,M.A., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Din Wahid, M.A.,Ph.D..
Turut mendampingi, Ketua Panitia Rakerpim UIN Jakarta tahun 2026, Prof. Muhammad Zuhdi M.Ed., Ph.D., para Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Direktur Sekolah Pascasarjana, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, serta seluruh Pimpinan Unit UIN Jakarta.
(Mu'ainun Mubin/Fauziah M./Zaenal M./Tiara Septiana)
