PPM UIN Jakarta Dorong Mahasiswa KKN Publikasikan Hasil Pengabdian
Ciputat, Berita UIN Online – Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Workshop dan Pembekalan Penulisan E-Book dan Artikel Jurnal guna membekali mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 dalam mengolah hasil pengabdiannya menjadi karya yang siap dipublikasikan. Workshop ini berlangsung selama tiga hari di Ruang Diorama UIN Jakarta dari Selasa-Kamis (6-8/10/2026).
Pada hari pembuka, workshop dihadiri oleh Kepala PPM UIN Jakarta, Ade Rina Farida M.Si., Ketua LP2M UIN Jakarta, Prof. Amelia Fauzia Ph.D.. Selain itu, dua narasumber turut hadir diantaranya, Syarifaeni Fahdiah, M.Hum., sebagai narasumber materi strategi penulisan e-book dan M. Ridho Ilahi, S.H., M.H., yang membahas teknik penulisan artikel jurnal. Keduanya memberikan pendampingan selama tiga hari kepada peserta.
Kepala PPM UIN Jakarta, Ade Rina Farida, dalam arahannya mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi para mahasiswa KKN yang telah menjalankan masa pengabdian yang tentunya penuh dengan dinamika dan tantangan.
“Terima kasih kepada mahasiswa yang telah mengabdi kepada masyarakat. Kami paham betul banyak dinamika saat kalian di lapangan. Mudah-mudahan banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan,” ujarnya.
Tidak lupa Ia juga mendorong para peserta untuk mengolah dan mendokumentasikan pengalaman selama menjalani KKN yang bisa diakses masyarakat secara lebih luas. Hal ini dimaksudkan supaya pengabdian yang telah ditempuh tidak berakhir sebagai laporan kegiatan lapangan dan laporan administratif.
“Kalian sudah kembali ke kampus dengan aktivitas masing-masing. Pengabdian masyarakat tidak sekadar kerja di lapangan, tetapi di era digital harus bisa diakses oleh orang luas. Oleh karena itu, kalian diharuskan membuat laporan akhir dalam bentuk E-Book dan artikel jurnal,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LP2M UIN Jakarta, Prof. Amelia Fauzia, mendorong mahasiswa memandang pengalaman KKN dengan perspektif akademik. Mahasiswa, menurutnya, perlu mampu menemukan persoalan di masyarakat, mengumpulkan data, dan mengolahnya menjadi tulisan yang komprehensif.
“Seorang sarjana harus bisa menulis. Menulis adalah cara melatih otak manusia. Meskipun sekarang zaman AI, ide dan gagasan harus dari otak sendiri. AI hanya untuk membantu menambah data dan argumentasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Amelia Fauzia meminta mahasiswa melibatkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam proses penyusunan tulisan. DPL dapat menjadi mitra diskusi sekaligus memberikan arahan dalam mengembangkan pengalaman dan data hasil KKN menjadi karya ilmiah.
“Perspektifnya Anda adalah ilmuwan yang menemukan masalah di desa kemudian mengolahnya. Data harus banyak sehingga tulisan akan komprehensif,” tutur Prof. Amelia.
Peserta workshop dibagi berdasarkan wilayah dan jenis KKN. Hari pertama diikuti perwakilan mahasiswa dari Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, hari kedua dari Kota Depok dan Kabupaten Bogor, sedangkan hari ketiga diikuti peserta KKN Internasional, BKS PTN Barat, KKN Tematik, KKN Nusantara, dan AIESEC.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan materi mengenai penggalian ide dan bahan tulisan dari pengalaman KKN, strategi penyusunan e-book, serta teknik penulisan artikel jurnal. Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi interaktif, praktik, dan klinik penulisan.
Melalui pembekalan tersebut, PPM LP2M UIN Jakarta menargetkan mahasiswa dapat menghasilkan draft e-book dan artikel jurnal berbasis pengalaman pengabdian. Karya tersebut diharapkan menjadi dokumentasi akademik atas berbagai persoalan, pengalaman, dan praktik baik yang ditemukan mahasiswa selama melaksanakan KKN.
Kontributor: Ade Rina Farida, M.Si., Muslikh, M.Pd.
