PPG Batch 4 UIN Jakarta Kukuhkan 3.959 Mahasiswa
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengukuhkan 3.959 mahasiswa PPG dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 Jumat (10/7/2026). Prosesi yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution ini juga diikuti secara daring oleh peserta dari luar wilayah Jabodetabek melalui Zoom Meeting.
Pengukuhan tersebut mengusung tema "Mengukuhkan Guru Profesional yang Berkarakter, Berdampak, dan Berintegritas untuk Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas" serta didasarkan pada Surat Keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor 173 Tahun 2026 tentang Kelulusan Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025.
Kegiatan ini dihadiri Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI Dr. M. Munir, M.A., Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI Dr. Fesal Musaad, M.Pd., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Dr. H. Adib, M.Ag., Dekan FITK Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., serta jajaran pimpinan FITK.
Prosesi pengukuhan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FITK Dr. Yanti Herlanti, M.Pd. Sebanyak 3.959 mahasiswa dinyatakan lulus pada empat bidang studi, yaitu Guru Kelas Raudhatul Athfal (GKRA), Akidah Akhlak, Bahasa Arab, dan Sejarah Kebudayaan Islam.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar menegaskan bahwa guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik melalui sikap, perilaku, dan moralitas yang baik.
"Maka bapak ibu adalah role model bagi siapa pun. Tampilkan keteladanan, mulai dari cara berpenampilan dan berpakaian dengan baik, tetapi yang lebih penting adalah menjaga moralitas," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil. Sahiron menekankan bahwa guru profesional harus memiliki komitmen untuk terus mengembangkan kompetensi sekaligus membentuk karakter peserta didik.
"Ada tiga yang perlu diperhatikan. Pertama, transformasikan ilmu yang dimiliki. Kedua, bangun karakter peserta didik. Ketiga, bapak ibu harus terus berkomitmen mengembangkan diri agar mampu mengikuti perkembangan zaman," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI Dr. Fesal Musaad menyampaikan bahwa guru harus menjadi pelopor dengan menguasai empat aspek utama, yakni daya hati, daya pikir yang kritis dan evaluatif, daya fisik, serta daya hidup. Menurutnya, kesehatan jasmani dan rohani serta penampilan yang baik juga menjadi bagian dari keteladanan seorang pendidik.
"Apa pun yang dilakukan oleh guru harus memberikan dampak positif dan mampu membentuk karakter peserta didik. Ini menjadi bagian dari evaluasi bersama demi kemajuan madrasah," ungkapnya.
Program PPG FITK UIN Jakarta dirancang untuk membekali para guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Sebagai upaya mendukung pengembangan kompetensi berkelanjutan, FITK UIN Jakarta juga meluncurkan platform ShareHub PPG sebagai ruang kolaborasi bagi para alumni untuk berbagi materi pembelajaran, praktik baik (best practices), dan pengembangan profesional secara berkelanjutan.
(Khoirillah/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Tiara Abdhie)
