PORSi JAWARA II Resmi Dibuka, Dirjen Pendis Dorong Mahasiswa PTKIN Kembangkan Talenta
Pekalongan, Berita UIN Online - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Amien Suyitno, membuka Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSi) JAWARA II Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Rabu (09/09/2026). Pembukaan tersebut menandai dimulainya kompetisi yang mempertemukan mahasiswa PTKIN dalam bidang olahraga, seni, dan ilmiah.
Opening Ceremony PORSi JAWARA II dihadiri delegasi dari 18 PTKIN se-Jawa dan Madura. Kehadiran para kontingen menjadi bagian dari rangkaian pembukaan sebelum mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi sekaligus membuka ruang interaksi dan silaturahmi antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Prof. Amien Suyitno menempatkan keberagaman talenta mahasiswa sebagai salah satu kekuatan PTKIN. Ia melihat kemampuan mahasiswa tidak terbatas pada bidang akademik, tetapi juga berkembang melalui berbagai ruang yang memungkinkan mereka menunjukkan kemampuan olahraga, seni, dan ilmiah.
“PTKIN menjadi kampus multitalenta, karena di PTKIN talentanya sangat variatif. Mahasiswa tidak hanya fokus dan mampu dalam satu bidang, tetapi juga memiliki potensi di berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga ilmiah,” ujar Prof. Amien Suyitno.
Menurut Prof. Amien Suyitno, keberagaman tersebut perlu dikembangkan agar mahasiswa memiliki kapasitas yang lebih luas ketika menghadapi berbagai tantangan. PORSi JAWARA II menjadi salah satu ruang yang mempertemukan beragam kemampuan tersebut melalui pengalaman berkompetisi secara langsung.
“Dari berbagai talenta inilah kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam satu kemampuan, tetapi juga memiliki kreativitas, karakter, daya saing, dan kemampuan untuk berkontribusi di berbagai bidang,” lanjutnya.
Selain kemampuan, ia menekankan pentingnya sikap mahasiswa selama mengikuti kompetisi. Persaingan dalam PORSi JAWARA II perlu ditempatkan sebagai proses untuk menguji kemampuan sekaligus belajar menghargai peserta lain.
“Silakan berkompetisi, silakan menunjukkan kemampuan terbaik. Tetapi tetap kompetitif dan suportif. Jangan sampai kompetisi membuat kita kehilangan semangat persaudaraan dan sportivitas,” pesannya.
PORSi JAWARA II tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pemenang dari setiap bidang yang diperlombakan. Pertemuan mahasiswa dari 18 PTKIN juga memberikan kesempatan untuk membangun pengalaman, memperluas jejaring, dan memperkuat hubungan antarkampus.
“Event ini bukan hanya sekadar event untuk mencari juara. Ada proses belajar, ada pengalaman, ada silaturahmi, dan ada persaudaraan yang harus kita bangun bersama. Karena itu, jadikan PORSi JAWARA ini sebagai momentum untuk berkembang dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menjadi tempat berlangsungnya rangkaian PORSi JAWARA II yang melibatkan PTKIN se-Jawa dan Madura. Kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa melalui tiga ranah, yakni olahraga, seni, dan ilmiah.
Pembukaan PORSi JAWARA II menunjukkan bahwa pengembangan mahasiswa PTKIN tidak berhenti pada satu bidang kemampuan. Melalui ruang kompetisi yang beragam, mahasiswa didorong untuk mengembangkan talenta sekaligus membangun karakter, sportivitas, pengalaman, dan jejaring sebagai bagian dari pembentukan generasi multitalenta.
