Pestarama #10+1, Mahasiswa FITK UIN Jakarta Hidupkan Ruang Kritik dan Ekspresi Budaya

Pestarama #10+1, Mahasiswa FITK UIN Jakarta Hidupkan Ruang Kritik dan Ekspresi Budaya

 

FITK, Berita UIN Online - Festival Budaya Pekan Apresiasi Sastra dan Drama (Pestarama) #10+1 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) kembali hadir menjadi wadah ekspresi mahasiswa, sekaligus menjadi momen apresiasi pada karya kolektif dengan mengangkat tema besar “Absurditas Eksistensi dan Erosi Nurani”. Secara keseluruhan kegiatan ini dilaksanakan dari 13 April hingga 16 Mei 2026 yang diselenggarakan di FITK, (21/5/2026).

Kegiatan puncak Panggung Ekspresi pada 16 Mei 2026 dihadiri, Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Agung Priosusanto, S.E, M.M., Kepala Sub Bagian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VIII, Yanuar Mandiri, S. Pd., M. Hum., Dekan FITK, Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi PBSI UIN Jakarta, Dr. Ahmad Bahtiar, M.Hum., serta seluruh peserta, penampil, serta mahasiswa UIN Jakarta.

Mendukung ruang ekspresi dan aspirasi mahasiswa sekaligus menghadiri langsung, Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Agung Priosusanto, S.E, M.M., melihat Pestarama sebagai salah satu jembatan mahasiswa kepada era digital yang kreatif. “Kami melihat Pestarama sebagai salah satu pilar penggerak ekosistem teater mahasiswa di Jakarta,” jelasnya.

Senada dengan hal itu, Dekan FITK, Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., menyampaikan tanggapannya bahwa Pestarama tidak hanya sebagai pemenuhan tugas namun, sebuah laboratorium sosial dan budaya tempat mahasiswa mengasah kepekaan kemanusiaan mereka, didukung oleh produser acara Pestarama, Rosida Erowati turut menyampaikan bahwa Pestarama ke-11 ini merupakan festival yang mencerminkan kontemplasi atas materialisme dan krisis batin manusia modern.

Sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Ahmad Bahtiar, M.Hum., menekankan pentingnya festival ini sebagai representasi kebutuhan kompetensi mahasiswa. “Pestarama ke-11 ini membuktikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya matang secara teoritis, tetapi juga adaptif dan kreatif dalam mengelola sebuah pagelaran kebudayaan berskala besar yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.

Kolaborasi lintas sektor juga terjalin melalui Pestarama, dukungan penuh didapatkan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang menghibahkan program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan oleh Kepala Sub Bagian Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VIII, Yanuar Mandiri, S. Pd., M. Hum., bersama staf fasilitator, Wahyul Falah dan Ayu Retna. Selain itu, turut menghadiri, Staf Divisi Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) BPK Wilayah Jakarta, Hendra Aprianto. Dengan terjalinnya kolaborasi lintas sektor, hal ini membuktikan bahwa adanya dukungan untuk ruang ekspresi dan aspirasi mahasiswa.

Pestarama diadakan bukan sekedar sebagai wadah ekspresi dan apresiasi mahasiswa namun, kegiatan ini juga berfokus kepada wadah manusia untuk menambah wawasan baru mengenai sastra dan drama. Diawali dengan Workshop Keaktoran pada 13 April 2026 untuk siswa dan Workshop Adaptasi Naskah Drama untuk Guru pada 14 April 2026, seminar nasional pada 15 April dengan tema “Estetika Perlawanan dalam Sastra dan Drama di Indonesia”, tidak kalah menarik Pestarama turut menampilkan pementasan drama dengan tiga naskah drama yakni, Sumur Tanpa Dasar, Robohnya Surau Kami, Musyawarah Burung, pementasan diiringi dengan pameran satu dekade dari 12 hingga 14 Mei 2026 di Gedung Pertunjukan Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan.

Dengan konsistennya kegiatan Pestarama hingga ke-11 ini tidak lepas dari dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ruang ekspresi, apresiasi, serta pengembangan kreativitas mahasiswa dalam bidang sastra dan drama. Info selengkapnya mengenai Pestarama #10+1 dapat di akses pada laman berikut https://www.instagram.com/pestarama?igsh=MXNraWZqdGkwZnZmYw==.

pestarama 1
pestarama 2
pestarama 3

(Rilis Ilmu Tarbiyah dan Keguruan)