Perkuat Reputasi Digital, UIN Jakarta Evaluasi Pengelolaan Informasi dan Humas

Perkuat Reputasi Digital, UIN Jakarta Evaluasi Pengelolaan Informasi dan Humas

Ruang Diorama, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan informasi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh lini informasi, mulai dari kehumasan hingga admisi, mampu menampilkan profil institusi secara maksimal ranah digital yang berlangsung di Ruang Diorama UIN Jakarta, Kamis (26/02/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., Ketua Admisi UIN Jakarta, Rachmat Baihaqi, M.A., Ph.D., Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH), Zaenal Muttaqin, S.Th.I., M.Ag., serta Ketua Tim Kemahasiswaan, Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A.

Dalam arahannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., menekankan pentingnya platform digital sebagai media efektif untuk menjangkau masyarakat luas. Ia mengapresiasi progres yang telah dicapai, namun meminta seluruh unit tidak cepat puas.

​"Media sosial sangat diperlukan untuk menyebarluaskan program-program dan agenda perguruan tinggi. Saya sangat apresiatif terhadap kinerja PIH UIN Jakarta yang saat ini mengalami lompatan sangat baik, namun fungsi publikasi online ini harus terus kita tingkatkan agar menjadi media yang efektif bagi seluruh elemen universitas," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fungsi unit pengelola informasi ke depan tidak boleh sekadar bersifat administratif atau terbatas pada peran pengelola akun (admin). Setiap lini informasi, termasuk layanan Admisi, didorong untuk menempatkan diri sebagai inisiator dan pemimpin dalam mengemas konten yang edukatif serta responsif terhadap kebutuhan publik.

​"Fungsi sosialisasi dan kehumasan harus terus ditingkatkan secara integratif. Seluruh elemen di UIN Jakarta diharapkan mampu menjadi inisiator program yang mampu menampilkan keunggulan kampus secara kreatif dan profesional di ranah digital," ungkapnya.

Ketua Admisi UIN Jakarta, Rachmat Baihaqi, M.A., Ph.D., menekankan bahwa di era digital saat ini, pengelolaan media sosial UIN Jakarta harus menjadi informasi terdepan dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Ia menilai esensi branding yang kuat terletak pada kemampuan kampus menampilkan sosok inspiratif dan prestasi nyata secara luas.

​"Kita perlu menonjolkan profil dosen-dosen hebat kita yang sudah dikenal publik, seperti Burhanuddin Muhtadi atau Ustaz Adi Hidayat, termasuk juga testimoni dari alumni sukses. Informasi mengenai keunggulan prodi dan akreditasi ini krusial agar calon mahasiswa mendapatkan gambaran yang utuh dan jelas mengenai kualitas pendidikan di UIN Jakarta. Semua itu harus dikemas melalui konten kekinian yang ramah bagi Gen Z, misalnya lewat video pendek atau reels yang menceritakan keseruan kuliah dan fasilitas kampus kita secara menarik," paparnya.

​Ia juga menambahkan pentingnya responsivitas admin dalam berinteraksi dengan publik di berbagai platform digital.

“Admin di YouTube, Instagram, maupun TikTok harus gercep merespons pertanyaan. Jangan sampai orang nanya sekarang, dijawab bulan depan. Selain itu, sinkronisasi data sangat penting agar informasi yang disampaikan di website, media sosial, hingga brosur tetap konsisten dan tidak membingungkan masyarakat,”  tambahnya

Melalui sinergi antara bagian Admisi, Kemahasiswaan, dan Humas, UIN Jakarta berkomitmen untuk mengoptimalkan platform digital sebagai media yang efektif dalam membangun komunikasi yang transparan dan inspiratif bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat luas.

(Amanda Fathiyah A./Fauziah M./Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Rajif Ramadhan)

Tag :