Penutupan Konsinyering UI GreenMetric 2026: LP2M Dorong Transformasi Strategis Menuju UIN Jakarta Green Campus

Penutupan Konsinyering UI GreenMetric 2026: LP2M Dorong Transformasi Strategis Menuju UIN Jakarta Green Campus

Ciputat, Berita UIN Online -- Kegiatan Konsinyering Penyusunan Dokumen UI GreenMetric Tahun 2026 yang berlangsung pada 9-11 Februari 2026 di Adia Convention - Syahida resmi ditutup oleh Ketua LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Amelia Fauzia, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa keterlibatan UIN Jakarta dalam UI GreenMetric tidak boleh dimaknai semata sebagai upaya mengejar pemeringkatan, melainkan harus menjadi sarana perbaikan diri institusi sekaligus ruang berpikir strategis (think tank) untuk mendesak dan mengakselerasi transformasi menuju green campus yang substantif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Prof. Amelia Fauzia menekankan pentingnya melakukan benchmarking secara luas dan terarah guna menyerap praktik terbaik dari berbagai institusi, baik nasional maupun internasional. Selain itu, diperlukan penyusunan grand desain green campus yang komprehensif sebagai peta jalan jangka panjang pembangunan berkelanjutan di lingkungan UIN Jakarta. Transformasi tersebut juga harus diiringi dengan penguatan budaya dan perilaku ramah lingkungan di kalangan sivitas akademika, sehingga keberlanjutan tidak hanya hadir dalam kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga dalam pola pikir dan kebiasaan sehari-hari. Di bidang akademik, riset dan pengabdian masyarakat diharapkan semakin diarahkan pada pendekatan social engineering, yakni penelitian yang mampu mendorong perubahan perilaku sosial secara sistematis dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Sebagai simbol komitmen implementatif, kegiatan ini ditutup dengan aksi penyebaran eco enzyme di kawasan Kampus 2, tepatnya di depan Gedung Sekolah Pascasarjana. Aksi tersebut menjadi representasi bahwa agenda keberlanjutan tidak berhenti pada penyusunan dokumen dan diskusi konseptual, melainkan diterjemahkan ke dalam praktik konkret yang mendukung terciptanya lingkungan kampus yang sehat, hijau, dan berdaya guna.