Pembekalan Peserta Wisuda ke-141, UIN Jakarta Dorong Lulusan Ambil Studi Lanjut

Pembekalan Peserta Wisuda ke-141, UIN Jakarta Dorong Lulusan Ambil Studi Lanjut

Tim Redaksi PIH UIN Jakarta

Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendorong calon wisudawan dan wisudawati pada Wisuda ke-141 untuk mempersiapkan langkah setelah lulus, baik untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor. Dorongan tersebut disampaikan dalam Pembekalan Peserta Wisuda ke-141 melalui sesi sosialisasi program beasiswa S-2 dan S-3 serta presentasi program beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Auditorium Harun Nasution, Kamis (3/9/2026).

Pembekalan ini menghadirkan Guru Besar Senior sekaligus Staf Khusus Rektor Bidang Pengembangan Pascasarjana, Prof. M. Zuhdi, M.Ed., Ph.D.; Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Yusuf Rahman, M.A.; serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan dan Mobilisasi Zakat, Infak, dan Sedekah sekaligus Sekretaris Jenderal IKALUIN Jakarta, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Turut hadir Plt. Kepala Biro AAKK, Rahmawati, S.Psi., M.M.; Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH), Zaenal Muttaqin, S.Th.I., M.Ag.; Ketua Pusat Admisi, Rachmat Baihaqi, M.A., Ph.D.; serta calon wisudawan dan wisudawati dari berbagai fakultas.

Dalam sesi tersebut, Rahmawati menekankan bahwa kelulusan pada jenjang sarjana tidak harus menjadi akhir perjalanan akademik. Studi lanjut dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetensi untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang makin menuntut kualifikasi tinggi.

“Kalau kita hanya berhenti di S-1, rasanya belum cukup untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang membutuhkan kompetensi tinggi,” ujar Rahmawati.

Oleh karena itu, calon lulusan didorong aktif mencari informasi mengenai program studi lanjut, persyaratan, jadwal pendaftaran, hingga sumber pembiayaan. Sejumlah skema yang dapat diakses antara lain Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama, LPDP, dan Beasiswa BAZNAS.

Pengalaman studi Prof. M. Zuhdi turut menunjukkan bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan dapat ditempuh dengan tujuan yang jelas dan ikhtiar yang konsisten. Alumni Pendidikan Agama Islam UIN Jakarta tersebut melanjutkan pendidikan magister di University of New South Wales (UNSW), Australia, kemudian menempuh pendidikan doktor di McGill University, Kanada.

“Jika niat kita bulat dan ikhtiar maksimal, semesta dan Allah akan mendukung serta memberi jalan dari arah yang tidak diduga,” tuturnya.

Akses studi lanjut tersebut diperkuat melalui kemitraan UIN Jakarta dengan BAZNAS. Zaenal Muttaqin menyampaikan bahwa UIN Jakarta menjadi salah satu dari tiga PTKIN yang memperoleh alokasi beasiswa magister dan doktor terbanyak dari BAZNAS. Pada 2025, sekitar 70 mahasiswa magister dan 20 mahasiswa doktor UIN Jakarta mendapatkan pembiayaan dari lembaga tersebut.

“Pada tahun 2025, BAZNAS membiayai sekitar 70 mahasiswa magister dan 20 mahasiswa doktor di UIN Jakarta. Kampus selalu memiliki jalan untuk membimbing para lulusannya meraih pendidikan tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Rizaludin Kurniawan memaparkan sejumlah program pendidikan BAZNAS yang tidak hanya memberikan dukungan pembiayaan, tetapi juga pembinaan bagi penerima manfaat. Salah satunya Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB), yang diarahkan untuk mendukung pendidikan sekaligus pengembangan kompetensi, karakter, kepemimpinan, dan kemandirian mahasiswa.

Program BCB memiliki sejumlah skema pendidikan dalam dan luar negeri. Untuk BCB angkatan 2026, materi program mencantumkan persyaratan antara lain mahasiswa S-1/D-4 semester lima, warga negara Indonesia, dan memiliki IPK minimal 3,00. Tahapan seleksi meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara, hingga verifikasi dan penetapan penerima.

Melalui pembekalan tersebut, calon lulusan diperkenalkan pada berbagai pilihan untuk mengembangkan kapasitas setelah menyelesaikan studi. Studi lanjut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kompetensi dan memperluas peluang profesional. Berbagai program beasiswa, termasuk dukungan melalui kemitraan UIN Jakarta dengan BAZNAS, membuka ruang bagi alumni untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister dan doktor. Bekal tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi calon lulusan untuk menentukan arah pengembangan diri secara lebih terencana setelah wisuda.