PBAK 2026: UIN Jakarta Kenalkan Layanan Terpadu bagi Mahasiswa Baru
Auditorium Harun Nasution, BERITA UIN Online – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan sesi sosialisasi bertajuk “Mengenal UIN Jakarta: Fasilitas Akademik, Sarana dan Prasarana, Keuangan, Kemahasiswaan, dan Kerjasama”. Kegiatan yang ditujukan untuk membekali mahasiswa baru mengenai berbagai layanan hingga program kelembagaan ini digelar di Auditorium Harun Nasution, Kamis (27/8/2026).
Sesi sosialisasi ini menghadirkan jajaran narasumber dari berbagai unit kerja kampus, yaitu Kepala Pusat Layanan Disabilitas, Lisma Dyawati Fuaida, M.Si.; Kepala Bagian Umum sekaligus Plt. Kepala Biro Perencanaan Keuangan, Dr. Arif Rahman, S.Th.I., M.Pd.; serta Kepala Bagian Akademik sekaligus Plt. Kepala Biro AAKK, Rahmawati, S.Psi., M.M.
Turut hadir Staf Social Trust Fund (STF), H. Willy Oktaviano, Lc., M.A.; Staf Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda), Reza Alamsyah, S.Kom.; Kepala Pusat Green Campus, Prof. Dr. Hendrawati, M.Si.; Koordinator Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Nadya Kharima, M.Kesos.; Dokter RS Syarif Hidayatullah, dr. Yunita Ratna Sari; serta Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH), Zaenal Muttaqin, S.Th.I., M.Ag.
Sesi pemaparan diawali oleh Kepala Pusat Layanan Disabilitas, Lisma Dyawati Fuaida, M.Si. Ia menegaskan komitmen UIN Jakarta dalam mewujudkan kampus ramah difabel. Lisma menjabarkan penyediaan infrastruktur fisik seperti jalur pemandu (guiding block), bidang miring (ramp) di area gedung, hingga fasilitas penunjang akademik berupa teknologi asistif (perangkat lunak pembaca layar).
“Melalui Pusat Layanan Disabilitas, UIN Jakarta berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif. Kami memastikan seluruh mahasiswa penyandang disabilitas mendapatkan hak penyesuaian layanan akademik, teknologi asistif, dan fasilitas kampus yang aksesibel,” ujarnya.
Melanjutkan materi tata kelola, Plt. Kepala Biro Perencanaan Keuangan, Dr. Arif Rahman, S.Th.I., M.Pd., memaparkan transparansi pengelolaan anggaran operasional dan dana Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dioptimalkan untuk pemenuhan fasilitas belajar mahasiswa.
Sementara itu, Plt. Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Rahmawati, S.Psi., M.M., memaparkan prosedur akademik bagi mahasiswa baru, meliputi alur pengisian e-RS di e-Semesta, pelaksanaan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), hingga penegakan kode etik.
“Mahasiswa baru wajib memahami prosedur akademik seperti pengisian e-RS setiap semester dan menaati kode etik kampus. Kurikulum kita dirancang berbasis OBE untuk membentuk lulusan yang berdaya saing dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Dari segi beasiswa, perwakilan Social Trust Fund (STF), H. Willy Oktaviano, Lc., M.A., memperkenalkan fungsi STF sebagai lembaga filantropi kampus yang menyediakan beasiswa, magang, hingga bantuan darurat agar tidak ada mahasiswa yang terhenti kuliahnya karena kendala ekonomi.
Menyambung kesiapan infrastruktur digital, Staf Pustipanda, Reza Alamsyah, S.Kom., menjelaskan kemudahan akses portal e-Semesta, aktivasi akun resmi Microsoft 365, serta layanan Wi-Fi terintegrasi secara gratis di seluruh lingkungan kampus.
Bicara mengenai kelestarian lingkungan, Kepala Pusat Green Campus, Prof. Dr. Hendrawati, M.Si., mengimbau mahasiswa baru untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan pemilahan sampah, efisiensi energi, dan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai demi menjaga ekosistem kampus hijau.
Terkait perlindungan sivitas akademika, Koordinator Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Nadya Kharima, M.Kesos., menjelaskan Unit Layanan Terpadu di tiap fakultas guna memberikan kemudahan pelaporan dan pendampingan psikologis dalam penanganan kekerasan seksual.
Di bidang pelayanan kesehatan, Dokter RS Syarif Hidayatullah, dr. Yunita Ratna Sari, memperkenalkan ketersediaan UGD 24 jam dan 23 klinik spesialis yang didukung oleh Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan, dan Psikologi untuk melayani sivitas akademika.
Rangkaian sosialisasi ditutup oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH), Zaenal Muttaqin, S.Th.I., M.Ag., yang mengingatkan mahasiswa baru untuk selalu merujuk pada kanal publikasi resmi UIN Jakarta, bijak bermedia sosial, serta tidak ikut menyebarkan hoaks.
Diketahui, rangkaian PBAK UIN Jakarta 2026 telah berlangsung sejak 26 Agustus 2026. Agenda diawali dengan PBAK Universitas pada 26–27 Agustus, dilanjutkan PBAK Fakultas pada 28–29 Agustus, dan ditutup dengan perhelatan Kampung UKM pada 30 Agustus.
Dokumentasi rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pada Kamis (27/08/2026), dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
