Milad ke-30 LDK Syahid UIN Jakarta: Momentum Rawat Ukhuwah dan Gemilang Dakwah
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online - Dalam rangka memperingati milad ke-30, LDK syahid UIN Jakarta sukses laksanakan Milad dengan tema “Glimpse of Radiant Years: Merawat Hangatnya Ukhuwah, Mengukir Gemilangnya Dakwah,” yang bertujuan untuk menciptakan sebuah forum yang mempertemukan kembali seluruh elemen keluarga besar LDK Syahid yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Ahad (7/6/2026).
Acara ini dihadiri lebih dari 650 peserta yang terdiri dari alumni LDK Syahid mulai dari angkatan 1995 hingga pengurus aktif angkatan 2026 yang berasal dari fakultas FITK, FAH, FDIKOM, FST, FSH, FEB, FU, FDI, FPsi, FIKES, FK, dan FISIP UIN Jakarta.
Alumnus Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta sekaligus Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas PTIQ Jakarta, Dr. Andi Rahman, S.S.I., M.A., mengungkapkan bahwa peradaban besar tidak hanya lahir dari satu tokoh yang hebat, melainkan dari kontribusi kolektif banyak orang dari berbagai sektor sehingga anak muda memiliki peran yang sangat penting untuk mengambil peran di setiap bidang, baik kecil maupun besar.
“Peradaban besar tidak lahir dari satu tokoh hebat, melainkan dari kontribusi kolektif banyak orang biasa melalui dakwah dan pendidikan, karena itu, setiap anak muda memiliki peran penting untuk mengambil bagian dan memberikan manfaat bagi lingkungan, sekecil apapun kontribusinya,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Ia juga menambahkan bahwa seorang aktivis dakwah harus memiliki keseimbangan antara semangat dan ilmu yang kuat, sebab wawasan yang luas membuat dakwah bisa diterima di masyarakat.
“Seorang aktivis dakwah harus menyeimbangkan semangat dengan ilmu yang kuat melalui tradisi belajar yang tinggi, karena wawasan yang luas akan membuat dakwah yang disampaikan menjadi lebih bijak, relevan, dan diterima oleh masyarakat,” ujarnya.
Ketua Umum LDK Syahid Ke-3, Gozali Rahman mengatakan hal yang berkesan selama menjadi anggota LDK dari segi kenyamanan internal organisasi tanpa ada sekat senioritas, perbedaan usia tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menebarkan kebaikan.
“Kenyamanan internal organisasi yang erat dan tanpa sekat senioritas, di mana perbedaan usia bukan menjadi penghalang bagi sesama kader untuk bersama-sama menebarkan kebaikan,” katanya.
Ketua Umum LDK Syahid Ke-6, Ahmad Zaki al Hafizh berpesan kepada generasi berikutnya untuk menjadikan LDK Syahid sebagai rumah untuk bernaung dan bertumbuh dalam menyebarkan dakwah di lingkungan kampus.
“Jadikan LDK Syahid sebagai rumah yang nyaman bagi semua orang untuk bernaung, bertumbuh, dan bersama-sama menyebarkan dakwah di lingkungan kampus,” ujarnya.
Ketua Pelaksana milad ke-30 LDK syahid UIN Jakarta, Muhammad Syafiq Radyan mengungkapkan harapannya bahwa para alumni dapat berjumpa dengan rekan rekan perjuangannya serta berbagi pengalaman dengan pengurus LDK yang lebih muda.
“Melalui acara ini, diharapkan para alumni dapat kembali berjumpa dengan rekan-rekan seperjuangan mereka, sekaligus berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan para pengurus yang lebih muda. Silaturahmi yang terjalin tidak hanya berhenti pada acara resepsi saja, tetapi terus berlanjut dan semakin menguat di masa depan” harapnya.
Pada acara tersebut Pembina LDK Syahid, apt. Barita Juliana Siregar, S.Si., M.M., secara resmi mengumumkan Razaq Hammam Alamsyah, S.S.I. sebagai Ketua Umum Pusat Komunikasi Nasional (Puskomnas) FSLDK Indonesia periode 2026–2028. Setelah sebelumnya LDK Syahid ditetapkan sebagai tuan rumah Puskomnas pada Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) XXII di Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 9 Mei 2026 lalu.
(Primandha/Nosa/Zaenal/Arifin/Foto: Fiqhan Fajar)