Menteri Agama RI Dukung Program Pengembangan Dokter Spesialis UIN Jakarta
Jakarta, Berita UIN Online — Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menyatakan dukungannya terhadap pengembangan program pendidikan dokter spesialis di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Audiensi membahas perkembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn/Kandungan) yang menjadikan Fakultas Kedokteran (FK) UIN Jakarta sebagai institusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama di Indonesia yang menyelenggarakan program spesialis tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan kesiapannya untuk mendukung program ini secara langsung, termasuk rencana kunjungan ke lokasi penyelenggaraan program sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam penguatan pendidikan kedokteran di lingkungan PTKIN.
“Ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran PTKIN dalam bidang ilmu terapan strategis, khususnya pendidikan kedokteran spesialis, saya siap membantu dan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan,” papar Menag.
Surat Keputusan (SK) pendirian Program Spesialis Obgyn FK UIN Jakarta diterbitkan pada November 2025, melanjutkan capaian sebelumnya dengan berdirinya Program Spesialis Paru. Proses perintisan program ini telah dimulai sejak 2022 dan mendapat pengakuan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Dekan FK UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki, M.Epid., Sp.OT., FICS, menjelaskan bahwa minat terhadap program ini cukup tinggi. “Untuk batch pertama Program Spesialis dokter Kandungan, sebanyak 8 calon peserta telah mendaftarkan diri. Program ini menggunakan Rumah Sakit Fatmawati sebagai rumah sakit rujukan utama, yang merupakan rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan,” jelasnya.
Sejak berdiri pada 2005, FK UIN Jakarta telah meluluskan sekitar 1.200 dokter. Kehadiran program spesialis ini diharapkan menjadi jalur keberlanjutan bagi para alumni untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis dalam ekosistem PTKIN sekaligus memperkuat kontribusi UIN Jakarta dalam pengembangan layanan kesehatan nasional.
(Kontributor/Zaenal M./Fajri Nafisa)