Mengenal Prodi Studi Agama-Agama UIN Jakarta, Ruang Belajar Toleransi dan Dialog Lintas Iman
Berita UIN Online - Mempelajari agama dan menjadi ahli agama adalah hal yang berbeda, di Indonesia agama tidak hanya satu, nilai toleransi dan keadilan sangat diteguhkan dengan asas negara Bhineka Tunggal Ika. Usaha UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam menerapkan nilai toleransi tidak hanya sampai pada suara, kampanye dan bimbingan, tetapi menciptakan generasi penerus yang memahami berbagai agama.
Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Jakarta memiliki Program Studi Agama Agama (SAA), tidak asing namun tidak akrab, prodi ini secara khusus mengkaji fenomena keagamaan, hubungan antar-agama dan dinamika sosial-keagamaan di masyarakat. Tidak hanya mempelajari ilmu agama Islam, mahasiswa prodi SAA juga memahami secara mendalam mengenai agama besar lainnya seperti, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu, hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan bekal ilmu kepada mahasiswa untuk menguasai ilmu yang menjembatani antar-agama.
Sementara itu mahasiswa akan tetap mendapatkan gelar S.Ag., yang mengacu pada standar gelar untuk lulusan fakultas agama di PTKIN dengan prospek kerja lulusan untuk fokus pada bidang praktisi atau ahli agama seperti guru agama, hakim pengadilan agama atau ahli tafsir.
Dengan fokus pemahaman lintas agama, beberapa mata kuliah yang terlibat dalam prodi ini ialah, Agama dan Isu Kontemporer, Teori Gerakan Sosial, Tema-Tema Studi Agama Agama, Relasi Gender dalam Islam, Gerakan Keagamaan Baru, Geografi Agama, Fundamen Agama dan lainnya, disamping itu mahasiswa turut aktif dalam berbagai kegiatan lintas agama melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) SAA dengan program kerja maupun kegiatan toleransi seperti webinar dan seminar lintas agama, hari raya besar, kegiatan diskusi, juga kajian yang dilaksanakan bersama universitas ataupun kelompok agama lain. Seperti pada 14 Maret 2026, SAA mengadakan makan malam Ramadhan dengan 100 anak yatim dengan kolaborasi bersama Universitas Katolik Atma Jaya.
Dalam sesi wawancara bersama Berita UIN Online, Ketua Divisi Literasi dan Edukasi HMPS SAA, Eka Maulidya Zahra, mengatakan bahwa program kerja himpunan mahasiswa pasti akan berkaitan dengan kegiatan lintas agama dan kolaborasi dengan tujuan pemahaman juga relasi.
“Untuk kedepannya pastinya kita akan banyak kolaborasi, kita akan ada seminar dengan Ahmadiyah misalnya, kita juga akan terus melanjutkan program kerja sebelumnya seperti podcast, webinar, seminar dan diskusi, karena SAA lebih besar kepada pendekatan lintas iman, jadi program kerja yg dijalankan pasti akan mendukung juga kepada alur pendidikan kita,” jelasnya.
SAA ditujukan kepada mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada nilai kehidupan bertoleransi dan pemahaman antar lintas agama. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai prodi SAA dapat di akses pada laman berikut: https://www.instagram.com/saa_uinjakarta?igsh=MWxqZDR0MnI1YjVvdQ== dan https://fu.uinjkt.ac.id/id.
(Meisa Aqilah/Zaenal M./Sambu Sayyidul./Foto: Furoozan F.)
