Mengenal Hubungan Internasional UIN Jakarta, Pelajari Dinamika Aktor Negara dan Non-Negara

Mengenal Hubungan Internasional UIN Jakarta, Pelajari Dinamika Aktor Negara dan Non-Negara

Berita UIN Online - Mempelajari interaksi antar negara, organisasi global dan kelompok masyarakat lintas batas menjadi sarana utama bagi negara untuk bekerja sama, menjaga perdamaian, menyelesaikan konflik secara damai, serta memenuhi kepentingan nasional dalam bidang ekonomi, politik dan sosial di tingkat global. Sebagai institusi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan wadah pembelajaran untuk generasi muda yang ingin mengenal dan mempelajari mengenai ilmu Hubungan Internasional.

Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional tidak terbatas pada mengkaji mengenai sistem negara tetapi aktornya namun, prodi ini mengkaji aktor negara karena pentingnya aktor pada suatu struktur negara yang dapat mempengaruhi kebijakan suatu negara.

Prodi ini berfokus untuk mencetak lulusan yang akan dapat bekerja di instansi pemerintah, organisasi internasional, perusahaan multinasional, media hingga lembaga non-pemerintah (NGO) dengan posisi sebagai diplomat, staf kedutaan besar atau duta besar yang mewakili negara dengan bekal pembelajaran mata kuliah di kelas meliputi mata kuliah dasar dan pengantar HI, ilmu politik, sejarah, ekonomi politik, teknik negosiasi, luar negeri diplomasi termasuk isu global kontemporer.

Selain itu, mahasiswa HI aktif dalam kegiatan organisasi yang mempelajari mengenai kehidupan berpolitik. Mengambil contoh paling dekat yaitu lingkungan sekitar sebagai mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Senat Mahasiswa (SEMA), ataupun Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) turut aktif memberikan dukungan pembelajaran mengenai ilmu Hubungan Internasional. Uniknya, prodi ini memiliki kelas rutinan yang aktif berdiskusi dengan tujuan mengasah kemampuan berdiplomasi.

Ditemui Berita UIN Online, mahasiswa aktif prodi HI, Amanda mengatakan bahwa HI cukup dipandang sebagai studi yang memahami mengenai hubungan antarnegara padahal cakupannya cukup luas. “Dalam perkembangannya, HI tidak hanya melihat negara sebagai aktor utama, tetapi juga memperhatikan peran aktor non-negara yang turut mempengaruhi dinamika politik, ekonomi, sosial, dan keamanan global,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa contoh dari aktor non-negara ialah Multinational Corporation (MNC) atau perusahaan Multinasional dan Non-governmental Organization (NGO). “MNC dapat memengaruhi hubungan internasional melalui aktivitas ekonomi, investasi, perdagangan, hingga penguasaan teknologi di berbagai negara. Sementara itu, NGO dapat berperan dalam isu-isu global seperti hak asasi manusia, lingkungan, kemanusiaan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Prodi Hubungan Internasional UIN Jakarta dapat diakses pada laman https://fisip.uinjkt.ac.id/id 

(Meisa Aqilah/Zaenal M./Fajri Nafisa)

Tag :