Mengejar Mimpi ke Luar Negeri: Cerita Peserta Pengayaan Bahasa LPDP di UIN Jakarta

Mengejar Mimpi ke Luar Negeri: Cerita Peserta Pengayaan Bahasa LPDP di UIN Jakarta

Ruang Diorama, Berita UIN Online – Ratusan penerima beasiswa LPDP dari berbagai penjuru Indonesia mulai menjalani masa Pengayaan Bahasa Batch 1 Tahun 2026 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ruang Diorama, Selasa (20/1/2026). Bagi para peserta, program ini bukan sekadar kursus bahasa biasa, melainkan jembatan krusial untuk beradaptasi dengan sistem akademik internasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Kepala Subdivisi Persiapan Studi LPDP, Pramwidya Mazmur Novia, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa (PPB), Kustiwan S.Ag., M.A., Ph.Da, serta ratusan peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. 

Jumlah penerima beasiswa LPDP Tahun ini secara keseluruhan mencapai angka yang cukup besar. Kepala Subdivisi Persiapan Studi LPDP, Pramwidya Mazmur Novia, memaparkan data mengenai sebaran para peserta tersebut. 

"Tahun ini ada sekitar 4.000-an orang penerima beasiswa secara keseluruhan, dan untuk program pengayaan bahasa ini ada sekitar 600 sampai 700 orang yang tersebar di beberapa mitra," jelasnya.

Peserta asal Ambon, Ken, menyampaikan bahwa program ini memiliki peran krusial dalam memahami sistem pendidikan internasional. 

“Program ini sangat penting karena saat kuliah di luar negeri, bahasa bukan sekadar sarana komunikasi harian, melainkan alat utama untuk menyerap ilmu pengetahuan. Melalui pelatihan ini, kami dipersiapkan agar benar-benar siap secara akademik sebelum diberangkatkan ke negara tujuan,” ujarnya

Sementara itu, peserta asal Sragen, Arya, lebih menekankan pada penguatan kemampuan teknis bahasa untuk menghadapi seleksi kampus.

​"Program ini sangat membantu persiapan seleksi masuk kampus ke jenjang selanjutnya. Fokus saya adalah meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, baik dalam aspek menulis (writing) maupun berbicara (speaking), baik melalui jalur TOEFL maupun IELTS," jelasnya.

​Kepala Subdivisi Persiapan Studi LPDP, Pramwidya Mazmur Novia, turut memberikan arahan agar para peserta memaksimalkan waktu pelatihan yang tersedia. 

"Harapan kami, teman-teman semua bisa fokus dan lulus dengan skor yang memenuhi syarat. Manfaatkan waktu ini untuk mendalami bahasa dan budayanya, karena ini adalah modal untuk bertahan dan sukses saat studi di luar negeri nanti," ungkapnya.

​Melalui pelatihan yang terjadwal selama 4 hingga 6 bulan ini, para peserta diharapkan mampu memenuhi kualifikasi standar bahasa dan memiliki kesiapan mental untuk menghadapi lingkungan akademik global.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan dapat diakses secara berkala melalui laman resmi lpdp.kemenkeu.go.id.

(Amanda Fathiyah A./Fauziyah M./Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: ⁠Rajif Ramadhan)

Tag :