Matangkan Kesiapan OASE III PTKIN 2026, UIN Jakarta Gelar Simulasi CBT di Pusat Laboratorium FST
Pusat Laboratorium Terpadu, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar simulasi Computer Based Test (CBT) dan uji kelayakan jaringan komputer guna mematangkan kesiapan teknis kontingen menuju ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, simulasi berlangsung selama dua hari pada 20-21 Oktober 2026 di Pusat Laboratorium Terpadu (PLT), Selasa (20/10/2026). Babak penyisihan sendiri akan berlangsung pada Kamis, 20 Oktober 2026 secara CBT online.
Ketua Tim Kemahasiswaan UIN Jakarta, Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A, menyampaikan bahwa pendampingan teknis secara intensif merupakan bentuk komitmen universitas dalam memberikan dukungan penuh bagi para duta kampus. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana yang teruji akan berbanding lurus dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa saat bertanding.
"Simulasi ini sangat penting agar para peserta tidak hanya matang secara penguasaan materi, tetapi juga siap secara teknis dan mental. Kami ingin para mahasiswa dapat fokus penuh mengerjakan soal tanpa terdistraksi oleh masalah sistem atau jaringan," ujarnya.
Berpusat di Laboratorium Komputer dan Jaringan Pusat Laboratorium Terpadu (PLT) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta, pengujian fasilitas ini dilakukan untuk memastikan kelancaran sistem serta ketahanan konektivitas internet para mahasiswa sebelum berlaga pada babak penyisihan CBT.
Sementara itu, Kepala Pusat Laboratorium Terpadu FST UIN Jakarta, Dr. Iwan Aminudin, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa pihak laboratorium telah melakukan optimalisasi perangkat hardware dan keandalan sistem jaringan demi menjamin kelancaran ujian.
“Seluruh unit komputer telah melewati proses pemeliharaan dan pengujian beban jaringan. Sinergi antara pengelola laboratorium dan Bagian Kemahasiswaan ini kami hadirkan untuk memastikan babak penyisihan CBT berjalan tertib, lancar, dan tanpa hambatan teknis,” jelasnya.
Simulasi yang berlangsung pukul 08.00–13.00 WIB tersebut difokuskan pada kesiapan perangkat lunak dan keras, serta pengujian stabilitas konektivitas internet. Melalui tahapan ini, para peserta dibimbing agar familiar dengan sistem ujian yang digunakan sekaligus mampu mengantisipasi potensi kendala teknis saat babak penyisihan.
Rangkaian simulasi dan penyisihan ini diikuti oleh tujuh mahasiswa terbaik UIN Jakarta. Mereka terdiri atas empat mahasiswa di bidang sains, masing-masing satu wakil untuk Sains Fisika, Sains Kimia, Sains Biologi, dan Sains Matematika, serta tiga mahasiswa yang bertanding sebagai satu tim dalam cabang Musabaqah Fahmil Qur'an (MFQ).
Keterlibatan perwakilan dari disiplin ilmu sains dan keagamaan ini merefleksikan esensi OASE PTKIN sebagai ajang penuangan keunggulan akademik, sains, serta kedalaman nilai-nilai keislaman.
Melalui persiapan terstruktur dan dukungan fasilitas yang optimal, UIN Jakarta optimis seluruh anggota kontingen dapat mempersembahkan performa terbaiknya pada babak penyisihan serta mengamankan langkah menuju babak final OASE III PTKIN 2026 di Yogyakarta.
