Komisi VIII DPR RI Kunjungi UIN Jakarta, Soroti Inovasi Pengelolaan Sampah dan Digitalisasi Kampus
Ruang Diorama, Berita UIN Online - Dalam rangka memperkuat arah pengembangan pendidikan tinggi keagamaan serta integrasi sosial dalam setahun ke depan, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Ruang Diorama, Kamis (12/02/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum strategis mengingat Komisi VIII DPR RI merupakan komisi yang secara khusus membidangi ruang lingkup tugas di sektor Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak. Kehadiran komisi ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan dan kualitas layanan pendidikan di UIN Jakarta sebagai salah satu mitra kerja utama.
Rombongan disambut oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kerjasama Din Wahid, M.A., Ph.D., serta segenap Dekan Fakultas dan sivitas akademika.
Turut hadir memimpin rombongan, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abidin Fikri, S.H., M.H., diikuti oleh anggota komisi dari berbagai fraksi, diantaranya Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, Fraksi Nasdem, Wahidin Halim, Fraksi PDIP, Ina Ammania dan jajaran anggota lainnya.
Dalam sesi diskusi, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep memaparkan capaian strategis dan peta jalan (roadmap) UIN Jakarta periode 2025-2029 yang mengusung tema Capacity Strengthening for All Islamic Sustainable University. Rektor menegaskan posisi UIN Jakarta tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pilar pengembangan sumber daya manusia keagamaan nasional.
"UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah UIN terbesar di bawah Kementerian Agama dan boleh saya katakan UIN terbaik di bawah PTKIN. Saat ini kita bertekad untuk melanjutkan estafet pengembangan institusi, yaitu bertransformasi dari status Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH)," ujar Rektor dalam sambutannya.
Rektor Asep juga menjelaskan prioritas kampus yang meliputi internasionalisasi, digitalisasi, dan penerapan konsep Green Campus. Ia menyoroti keberhasilan sistem tata kelola digital dan lingkungan yang berkelanjutan.
"Digitalisasi terkait paperless office sudah berjalan. Terkait disposisi, sudah tidak lagi pakai kertas, tapi pakai tablet langsung. Kemudian terkait Green Campus, Alhamdulillah sampah UIN tidak dikeluarkan dari kampus, tetapi kita kelola dan kita recycle," tambahnya.
Menanggapi paparan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, memberikan apresiasi. Sebagai komisi yang membidangi masalah sosial dan lingkungan masyarakat, ia menilai pengelolaan limbah mandiri UIN Jakarta adalah terobosan positif.
“Pengelolaan sampah di UIN Syarif Hidayatullah ini tidak keluar dari lokasi. Dikelola dengan teknologi yang ramah lingkungan, jadi sampahnya bisa dimanfaatkan, ada yang dijadikan pupuk sampai menjadi paving block,” ungkapnya.
Selain diskusi, rombongan Komisi VIII DPR RI juga diajak berkeliling menggunakan bis listrik (Bilis) untuk melihat secara langsung fasilitas serta simbolisasi kepedulian lingkungan melalui penanaman pohon jeruk di area Cafe Cangkir.
(Mu’ainun Mubin/Fauziah M./Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Azka Raysa P.)
