Hari Ketiga Wisuda ke-141: 829 Alumni UIN Jakarta Didorong Bisa Berdampak bagi Masyarakat
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online - Sebanyak 829 lulusan dari tiga fakultas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi dikukuhkan pada hari ketiga Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-141 Program Sarjana, Magister, dan Doktor Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (12/09/2026), di Auditorium Harun Nasution. Mengusung tema “Mengukuhkan Lulusan Inovatif, Berintegritas, dan Berdampak bagi Kemanusiaan”, prosesi wisuda menekankan kesiapan lulusan menghadapi tantangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebanyak 829 lulusan terdiri atas 449 lulusan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), 263 lulusan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta 117 lulusan Fakultas Psikologi (FPsi). Prosesi dipimpin Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., bersama Ketua Senat Prof. Andi Faisal Bakti, M.A., Ph.D., dan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.A., M.H. Turut hadir para pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali wisudawan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar menilai tema wisuda relevan dengan tantangan yang akan dihadapi lulusan. Ia berpesan agar para lulusan tidak larut dalam penyesalan atas pilihan maupun latar belakang pendidikan, tetapi terus berusaha memberikan yang terbaik dan menghadapi tantangan dengan optimisme.
“Jangan mengeluhkan atau meratapi apa yang ada di dalam diri kalian. Setiap porsi kehidupan harus kalian pahami dengan melakukan yang terbaik. Momen meratapi harus dihilangkan, momen mengeluh harus ditinggalkan. Let by gones be by gones. We should face the next challenges. Itu yang harus dipegang,” ujar Prof. Asep.
Prof. Asep juga mengingatkan bahwa ijazah dan IPK bukan satu-satunya bekal menghadapi kehidupan setelah wisuda. Lulusan perlu terus mengembangkan kemampuan, berinovasi, dan menghadirkan sesuatu yang memberi kemudahan serta keunikan bagi masyarakat.
“Lalu, apa yang dimaksud dengan inovatif? Berilah kemudahan dan keunikan untuk orang lain,” tegasnya.
Pesan tersebut sejalan dengan perwakilan alumni UIN Jakarta, Dr. Saleh Partaonan Daulay, M.Ag., M.Hum., M.A. yang mengingatkan lulusan agar membawa iman dan takwa dalam mengembangkan ilmu. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus terus dikembangkan agar tetap relevan dan dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, hingga bangsa dan negara.
“Jadilah orang yang muncul di tengah masyarakat yang memberi dampak, dengan cara apa? Dengan cara kreatif, dan inovatif. Cari temuan-temuan baru, cari program-program baru, yang sifatnya kreatif dan inovatif, yang justru bisa mendatangkan manfaat untuk masyarakat Indonesia” ujarnya.
Sementara itu, Azra Hilya Izzati dari Fakultas Psikologi selaku wisudawan dengan skripsi terbaik bidang ilmu sosial menekankan bahwa inovasi, integritas, dan kebermanfaatan merupakan satu kesatuan. Ia mengajak para lulusan menggunakan ilmu secara jujur dan bertanggung jawab agar keberhasilan yang diraih tidak berhenti menjadi pencapaian pribadi.
“Menjadi lulusan yang inovatif, berintegritas, dan berdampak bagi kemanusiaan bukanlah kualitas yang berdiri sendiri. Inovasi membutuhkan integritas agar tidak kehilangan arah. Integritas membutuhkan keberanian agar tidak berhenti menjadi prinsip. Dan keduanya harus bermuara pada kebermanfaatan agar ilmu yang kita miliki memberi dampak bagi manusia,” tuturnya.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK Rektor UIN Jakarta Nomor 516 Tahun 2026 tentang Peserta-Peserta Terbaik dan Peserta dengan Skripsi Terbaik Wisuda ke-141. Wisudawan terbaik FDIKOM yakni Al-Kahfi dari Magister Manajemen Dakwah dengan IPK 3,93 dan Gendis Nastiti dari Kesejahteraan Sosial dengan IPK 3,96. Dari FPsi, Aulia Oktavia Nurhayat dari Program Studi Psikologi meraih IPK 3,96. Sementara dari FST, Muhammad Rashid Ridho dari Magister Agribisnis meraih IPK 3,79 dan Nuni Indah Sulistiani dari Teknik Informatika dengan IPK 3,94.
Rangkaian wisuda turut diisi pembacaan Surat Keputusan, pelantikan wisudawan oleh Rektor, sambutan wakil wisudawan, sambutan alumni, serta pembacaan Prasetya Sarjana oleh Al Kahfi dari FDIKOM. Acara juga diisi pembacaan Al-Qur’an oleh Muhammad Hanif Nur Rahman, Al-Qur'an Isyarat oleh Faisal Amri Manurung, doa oleh Zakaria, M.Ag., serta penampilan Princess Afero dari FISIP pada jeda acara.
Melalui pengukuhan tersebut, 829 lulusan UIN Jakarta tidak hanya menandai selesainya pendidikan formal, tetapi juga memasuki tahap baru untuk terus belajar, berinovasi, menjaga integritas, dan menggunakan ilmu secara bertanggung jawab. Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan lulusan pada akhirnya diukur dari sejauh mana ilmu dan kemampuan yang dimiliki mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian siaran ulang prosesi Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-141 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Sabtu (12/09/2026) berikut ini:
