Hari Keempat Wisuda ke-141 UIN Jakarta: Lulusan Didorong Adaptif, Berintegritas, dan Berkontribusi bagi Masyarakat
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mengukuhkan 773 lulusan pada prosesi Sidang Senat Terbuka Ke-141 Program Sarjana, Magister, dan Doktor tahun akademik 2025/2026 hari keempat, di Auditorium Harun Nasution, Ahad (13/9/2026). Mengusung tema “Mengukuhkan Lulusan Inovatif, Berintegritas, dan Berdampak bagi Kemanusiaan”, lulusan UIN Jakarta diproyeksikan untuk menjadi lulusan yang mampu beradaptasi dalam menghadapi perubahan dan kemajuan zaman serta mengamalkan ilmu-ilmu yang mereka dapat untuk memberi manfaat bagi masyarakat.
Sebanyak 773 lulusan yang dikukuhkan pada prosesi kali ini berasal dari Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) sebanyak 311 orang, Fakultas Syariah dan Hukum sebanyak 312 Orang dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik sebanyak 150 Orang. Prosesi tersebut juga dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Sekretaris Senat, Prof. Bambang Suryadi, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.A., M.H., beserta jajaran sivitas akademika, undangan dari Ikatan Alumni UIN Jakarta (IKALUIN), Dr. Yudhi Nugraha, S.Si., M.Biomed, serta keluarga wisudawan/wati UIN Jakarta.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, wisuda adalah prosesi menuju perjalanan hidup baru. Ia menambahkan bahwa lulusan tidak boleh hanya berpaku pada capaian akademik yang tertulis dalam secarik kertas ijazah, tetapi harus terus berkembang dan adaptif dalam menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Yakinkan diri kalian bahwa aku sekarang memulai hidup baru, aku harus berubah. Maka kalian harus berkembang, move, develop, jangan berhenti. Jangan merasa cukup. Boleh seminggu ini bereuforia merasakan keberhasilan telah selesai, tapi setelah seminggu tidak. Kalian harus berubah dan berkembang,” pesannya.
Prof. Asep juga mengingatkan kepada para lulusan untuk tidak berpuas diri ataupun merasa rendah diri atas capaian akademik yg diperoleh sekarang, karena ketika lulus tambahnya, setiap lulusan mempunyai kesempatan yang sama untuk memulai hidup baru.
Ia juga mengajak lulusan untuk banyak membaca sejarah dan belajar dari perjalanan hidup tokoh-tokoh besar yang memiliki visi dan integritas yang kuat dalam menghadapi perubahan. Menurutnya, dengan banyak mempelajari kehidupan tokoh-tokoh hebat itu dapat menuntun kita dalam melihat kehidupan.
Pesan tersebut diperkuat Sekretaris Senat UIN Jakarta, Prof. Bambang Suryadi, M.A., Ph.D. la menitipkan tiga karakter yang perlu dibawa para lulusan setelah meninggalkan kampus, yakni menjadi pribadi yang inovatif, berintegritas, serta mampu memberikan dampak bagi kemanusiaan.
Prof. Bambang menilai lulusan tidak cukup hanya mampu mengikuti perubahan. Mereka perlu berani menciptakan solusi dan menjadi bagian dari perubahan tersebut. Di sisi lain, kemampuan tersebut harus disertai integritas agar ilmu dan keahlian yang dimiliki tidak kehilangan arah.
"Kecerdasan tanpa integritas dapat kehilangan arah. Keahlian tanpa moral dapat disalahgunakan. Tetap jujur ketika tidak ada yang melihat, tetap amanah ketika memiliki kekuasaan," tuturnya.
Pentingnya beradaptasi dengan perubahan itu juga disampaikan alumni UIN Jakarta, Dr. Yudi Nugraha, S.Si., M.Biomed., dalam sambutannya. Ia membagikan pengalaman perjalanan akademik dan profesionalnya yang membawanya dari UIN Jakarta hingga terlibat dalam penelitian di berbagai negara. Yudi menilai pendidikan tidak selalu memberikan seseorang peta tentang ke mana harus melangkah, tetapi dapat menjadi kompas ketika menghadapi perubahan dan ketidakpastian.
"Pendidikan tidak selalu memberikan kita peta, tapi justru memberikan kita kompas. Dan menurut saya, UIN adalah kompas saya ketika saya hilang arah," ujarnya.
Di tengah distrupsi AI dan perkembangan teknologi yang semakin masif, ia juga berpesan kepada para lulusan agar tidak hanya memandang perubahan teknologi sebagai ancaman terhadap pekerjaan, tetapi juga sebagai tantangan untuk terus beradaptasi dan mengembangkan kemampuan.
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Rektor UIN Jakarta Nomor 516 Tahun 2026 yang mengumumkan enam wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Enam lulusan yang ditetapkan sebagai perwakilan lulusan terbaik yakni Fitriyani dari Program Magister Studi Keislaman FAH dengan IPK 3,81; Assyifa Rizkia Aulia dari Program Sarjana Bahasa dan Sastra Arab FAH dengan IPK 3,96; Elmira Hasibuan dari Program Magister Hukum Ekonomi Syariah FSH dengan IPK 3,79; Dewi Sekar Candrawati dari Program Sarjana Hukum Tata Negara FSH dengan IPK 3,99; Farkhan Abdurochim Al Farauq dari Program Magister Sosiologi FISIP dengan IPK 3,90; dan Farhan Nugraha dari Program Sarjana Ilmu Politik FISIP dengan IPK 3,93.
Rangkaian prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku alumni, pemindahan kuncir oleh dekan, serta penyerahan ijazah kepada para wisudawan/wisudawati. Setelah itu, universitas memberikan piagam kepada lulusan terbaik dan skripsi terbaik, dilanjutkan dengan Prasetia Sarjana dan Hymne UIN.
Sidang Senat Terbuka kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri serta foto bersama.
Usai prosesi resmi wisuda, perwakilan wisudawan/wati, Dewi Sekar Candrawati menyampaikan perhatiannya terhadap konflik kemanusiaan yang sedang terjadi di Papua melalui orasi. Dalam orasinya, perwakilan wisudawan/wati menyerukan penghentian kekerasan, perlindungan terhadap masyarakat sipil, percepatan dialog damai, pemenuhan hak dasar masyarakat dan pengungsi, serta pembangunan yang menghormati hak adat masyarakat Papua.
“Papua adalah kita, kemanusiaan adalah nafas kita, dan NKRI adalah rumah kita bersama untuk selamanya,” tutur Sekar.
Seruan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap wisudawan/wati yang menekankan pentingnya perlindungan nyawa manusia, jeda kemanusiaan dan dialog, pemenuhan hak sipil dan kebutuhan dasar masyarakat, serta kesejahteraan yang menghormati hak adat.
Saksikan selengkapnya prosesi Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktoral ke-141 pada Ahad (13/09/2026) melalui kanal YouTube resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berikut ini:
