Hadirkan Ruang Karya dan Interaksi, Rektor UIN Jakarta Resmikan Galeri P2B, Bookstore, dan Taman Teduh
Kampus 1 UIN Jakarta, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperkuat fasilitas pendukung kehidupan kampus dengan meresmikan Taman Teduh, Galeri Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) dan Bookstore di Kampus 1 UIN Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, Ph.D., bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro, Ketua dan Sekretaris Lembaga/Pusat Pengembangan Bisnis, Kepala Perpustakaan, serta Kepala Pusat LP2M. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan rektor, peresmian dan pemotongan pita Taman Teduh, Galeri P2B dan Bookstore, serta ramah tamah.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, Ph.D., menyampaikan bahwa fasilitas baru tersebut merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menyediakan sarana yang dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum.
“Kita di sini dalam rangka meresmikan beberapa sarana untuk kebutuhan publik, mahasiswa, tendik, dan masyarakat. Kehadiran Bookstore dan Galeri ini sangat layak kita hadirkan sebagai karya sekaligus simbol kebanggaan perguruan tinggi, layaknya kampus-kampus ternama di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
Galeri P2B dan Bookstore disiapkan sebagai ruang yang merepresentasikan produk, karya, dan identitas UIN Jakarta. Fasilitas tersebut menyediakan berbagai merchandise dan suvenir resmi kampus, buku-buku terbitan UIN Jakarta, serta karya akademik lainnya yang dapat diakses mahasiswa, tamu kampus, maupun masyarakat umum.
Selain itu, Rektor UIN Jakarta menyebutkan bahwa dengan menghadirkan Taman Teduh sebagai ruang terbuka yang mendukung konsep kampus hijau sekaligus menyediakan ruang interaksi bagi sivitas akademika. Taman tersebut diharapkan dapat menjadi tempat beristirahat, berinteraksi, dan membangun komunikasi di luar kegiatan perkuliahan formal.
“Sehingga ini menjadi bagian dari kenyamanan mahasiswa dan seluruh sivitas akademika. Kenapa? karena di kampus tidak selalu belajar, tapi juga perlu bersenda gurau ataupun juga berkomunikasi dengan mahasiswa ataupun juga sivitas akademika,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pembenahan fasilitas pendukung merupakan bagian dari upaya UIN Jakarta membangun lingkungan perguruan tinggi yang adaptif, modern, nyaman, dan terdepan. Pengembangan fasilitas tersebut juga diarahkan untuk menjadikan UIN Jakarta sebagai role model perguruan tinggi keagamaan Islam.
Sebagai penutup, ia mengimbau seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas baru tersebut secara optimal agar keberadaannya dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika UIN Jakarta.
(Khoirillah/Zaenal/Arifin/Foto: Azka Raysa)


