GIS UIN Jakarta Adakan Gallery Investment Forum 2026 Angkat Isu Ekonomi Global, Perlindungan Investor, dan Tren Investasi Syariah
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – Galeri Investasi Syariah (GIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta sukses menyelenggarakan Gallery Investment Forum 2026 dengan mengusung tema “All Time High: New Economic Order”, yang berfokus pada penguatan literasi pasar modal dan investasi bagi generasi muda, yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta, Rabu (20/05/2026).
Gallery Investment Forum 2026 merupakan bagian dari rangkaian Smart Investment Series (SIS) 2026 yang terdiri atas empat program edukasi investasi, yaitu Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS) di Fakultas Psikologi serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Market Analysis School (MAS), hingga Gallery Investment Forum sebagai acara puncak.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi S.Ag., S.H., M.H., M.A., Wakil Dekan FEB Bidang Akademik Dr. Sofyan Rizal, S.E., M.Si., Ketua Umum Galeri investasi Syariah FEB UIN jakarta Fadli Firzatillah, Pembina Galeri Investasi Syariah FEB UIN Jakarta Prof. Dr. Indo Yama, S.E., M.A.B.
Pada sesi pertama bertajuk “Economic and Investment Outlook”, peserta memperoleh pemaparan dari Heidy Ruswita Sari selaku Pjs. Kepala Divisi Riset Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai kondisi ekonomi makro dan fondasi pasar modal Indonesia di tengah ketidakpastian global. Materi yang disampaikan membahas tantangan ekonomi dunia, mulai dari tensi geopolitik, inflasi global, hingga volatilitas pasar keuangan yang mempengaruhi pergerakan pasar modal nasional.
Sesi ini juga menghadirkan Dian Kurniasarie selaku Kepala Divisi Strategi Perusahaan dan Manajemen Risiko PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang membahas pentingnya stabilitas, perlindungan investor, serta peran infrastruktur pasar modal dalam menciptakan ekosistem investasi yang aman dan efisien. Dalam pemaparannya, dijelaskan pula peran strategis KSEI sebagai lembaga penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek di pasar modal Indonesia.
Pada sesi kedua bertajuk “Building the Future of Investment: Regulation, Ethics, and Inclusive Growth”, Rija Fathul Bari selaku asisten direktur PEPK dan LMST dari Kantor OJK Provinsi Banten membahas pentingnya regulasi dan pengawasan pasar modal dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta melindungi investor di tengah perkembangan ekonomi digital dan meningkatnya partisipasi investor muda. Materi ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.
Sementara itu, Hidayatulloh, S.H.I., M.H., Ph.D. dari Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) membawakan materi mengenai ethical finance dan tren investasi syariah bagi generasi masa depan. Dalam sesi tersebut dibahas mengenai prinsip investasi syariah, ESG, saham syariah, sukuk, hingga tantangan perkembangan teknologi finansial dalam perspektif syariah.
Melalui penyelenggaraan Gallery Investment Forum 2026, GIS FEB UIN Jakarta berharap mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mengenai pasar modal, pengelolaan risiko investasi, serta pentingnya pengambilan keputusan investasi yang rasional, etis, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi edukatif antara akademisi, regulator, praktisi pasar modal, dan mahasiswa dalam memperkuat literasi keuangan generasi muda Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Galeri Investasi Syariah FEB UIN Jakarta
📱 Instagram: @gisfeb.uinjkt
🌐 Website: gisfebuinjakarta.com
📍 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jl. Ibnu Sina 4, Pisangan, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten