Gelar Pra Rakerpim 2026, Rektor: UIN Jakarta Siap PTN-BH
Syahida Inn, Berita UIN Online — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta selenggarakan Pra Rapat Kerja Pimpinan (Pra Rakerpim) di Auditorium Adia Syahida Inn, Senin (02/02/2026). Pra Rakerpim ini merupakan rangkaian awal dari Rapat Kerja Pimpinan UIN Jakarta tahun 2026 yang mengangkat tema, Penguatan Kinerja dan Kapasitas SDM Menuju Transformasi Kelembagaan.
Acara ini dihadiri oleh rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Sekretaris Senat UIN Jakarta Prof. Dr. Masri Mansoer, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H.,M.A., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. Imam Subchi, M.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Din Wahid, M.A.,Ph.D., Ketua Panitia Rakerpim UIN Jakarta tahun 2026 Prof. Muhammad Zuhdi M.Ed., Ph.D., para Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Direktur Sekolah Pascasarjana, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, dan Pimpinan Unit UIN Jakarta.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa kegiatan Pra Rakerpim merupakan bagian integral dari Rakerpim yang akan diselenggarakan pada 13-15 Februari 2026 mendatang. Ia menyoroti berbagai capaian transformasi, khususnya di bidang teknologi informasi dan tata kelola administrasi.
Salah satu capaian yang disoroti adalah implementasi sistem administrasi berbasis digital melalui E-Semesta yang mendorong terwujudnya Paperless Office (PLO) di lingkungan akademik, yang dinilai dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas administrasi di UIN Jakarta.
“Pra Rakerpim ini merupakan bagian integral dari Rakerpim, ini menjadi ruang evaluasi sekaligus kelanjutan dari agenda transformasi yang telah kita jalankan, khususnya dalam penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan kualitas layanan akademik,” ujarnya.
Selain transformasi digital, Rektor juga menekankan penguatan program Green Campus yang berdampak pada kenaikan peringkat UIN Jakarta di UI GreenMetric dan kesadaran sivitas terhadap lingkungan sekitar kampus. Rektor UIN Jakarta menilai upaya daur ulang sampah dan pengelolaan sumber daya dinilai tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan.
“Sekarang kita bukan hanya berbicara konsep Green Campus, tetapi sudah merasakan dampaknya. Peringkat kita naik dan perubahan-perubahan itu bisa dinikmati. Kita melakukan daur ulang sampah, dan hasilnya bisa kita investasikan kembali untuk pelayanan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademik untuk menumbuhkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap institusi. Menurutnya, loyalitas dan kebanggaan terhadap UIN Jakarta merupakan pondasi penting dalam membangun budaya akademik dan budaya kerja yang sehat.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakerpim UIN Jakarta tahun 2026 Prof. Muhammad Zuhdi, M.Ed., Ph.D., menegaskan bahwa kegiatan Pra Rakerpim dan Rakerpim ini merupakan agenda rutin kelembagaan yang memiliki peran penting dalam perencanaan dan penguatan kebijakan universitas.
“Pra Rakerpim ini merupakan kegiatan kelembagaan rutin yang kita selenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Rakerpim UIN Jakarta Tahun 2026. Forum ini menjadi tahapan awal untuk mempersiapkan perencanaan dan pembahasan kebijakan strategis yang akan kita matangkan pada Rakerpim mendatang,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa UIN Jakarta kini tengah berada dalam fase penting menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Menurutnya, transformasi tersebut merupakan tuntutan sejarah yang tidak dapat dihindari, dan menilai bahwa UIN Jakarta merupakan salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang paling siap untuk melakukan transformasi kelembagaan tersebut.
“Tuntutan sejarah mengharuskan UIN Jakarta bertransformasi menuju PTKIN Berbadan Hukum. Ini adalah keniscayaan dan kita tidak mungkin mengelak dari tuntutan tersebut. Selain itu, UIN Jakarta juga merupakan PTKIN yang dinilai paling siap untuk melakukan transformasi ini. Kita harus mengambil momentum ini, karena jika kita tidak mengambil momentum ini kita akan tertinggal,” tegasnya.
Dalam Pra Rakerpim UIN Jakarta tahun 2026, panitia membentuk enam komisi yang akan membahas berbagai isu yang meliputi Green Campus, Persiapan PTN-BH (Reformasi Birokrasi & Tata Kelola Kampus), Pengembangan Unit Usaha, Optimalisasi Internasionalisasi Kampus, Akselerasi Riset, Publikasi, dan Pengabdian yang Berdampak (Community and Industry Outreach), dan Pengembangan Teknologi dan Informasi Kampus.
Melalui Pra Rakerpim ini, diharapkan para komisi dapat menyusun pondasi dalam merumuskan kebijakan strategis pada Rakerpim UIN Jakarta tahun 2026 mendatang, dan dapat memperkuat arah transformasi UIN Jakarta menuju PTN-BH.
(Hilya Hafiza/Fauziah M./Zaenal M./Fajri Nafisa)
