Dukung Perdamaian, UIN Jakarta Terima Delegasi Global Peace Foundation Mesir
Gedung Rektorat, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus menegaskan komitmennya dalam mendukung perdamaian global dengan menerima kunjungan kehormatan tim delegasi Lembaga Risalah Perdamaian Global (Global Peace Foundation) dari Mesir ke kampus. Tim delegasi diterima langsung di Ruang Sidang Utama, Lantai 2 Gedung Rektorat, Rabu (29/4/2026).
Delegasi lembaga perdamaian Mesir ini dipimpin langsung Dr Magdy Tantawy, seorang Senior Editor di Al Gomhuria Newspaper Egypt dan Direktur Jenderal bagi Global Peace Foundation. Tim melakukan kunjungan dengan membawa misi perluasa jejaring lembaga perdamaian global ke kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Kunjungan delegasi sendiri diterima langsung pimpinan rektorat, biro, fakultas, maupun para guru besar. Diantaranya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kerjasama Din Wahid, M.A., Ph.D., Prof. Dr. Amany Lubis, M.A., para dekan, sivitas akademika, serta sejumlah pemangku kepentingan UIN Jakarta.
Dalam sambutannya, Warek Ali Munhanif mewakili pimpinan dan sivitas UIN Jakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini merupakan bagian penting bagi penguatan kontribusi UIN Jakarta dalam percaturan intelektual dan keislaman di tingkat internasional.
"Kami merasa sangat senang dapat menerima kehadiran anda semua. Kami melihat banyak intelektual, tokoh publik, hingga diplomat di Mesir memiliki pandangan yang jelas terhadap situasi keamanan dunia yang tengah dihadapi saat ini,” ujarnya.
Guru Besar Ilmu Politik ini menegaskan, UIN Jakarta sebagai salah satu kampus di bawah Kementerian Agama RI memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan global melalui dialog, riset, dan kolaborasi lintas negara.
"UIN Jakarta menyambut baik kesempatan berdialog, berinteraksi, dan membangun kerja sama antara Mesir dan Indonesia. Menciptakan agenda bersama adalah tanggung jawab akademisi untuk menjawab persoalan keamanan, pendidikan, hingga politik di dunia muslim,” tambahnya.
Sementara itu, Maghdy Tantawy mewakili delegasi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan UIN Jakarta.
"Kami menyampaikan salam hormat kepada seluruh pimpinan dan sivitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas sambutan yang hangat dan penuh persaudaraan,” ungkapnya.
Rekan Maghdy, Reda Abdussalam, menambahkan bahwa Global Peace Foundation terus memperluas jangkauan gerakannya ke berbagai kawasan dunia. Indonesia dipilih sebagai mitra strategis karena dinilai memiliki masyarakat yang menjunjung tinggi nilai moral, toleransi, dan kehidupan beragama yang harmonis.
“Kami berencana membuka pusat utama di Jakarta dan mengembangkan cabang hingga ke seluruh provinsi di Indonesia. Saat ini kami sedang mengurus legalitas formal agar yayasan ini dapat berdiri resmi sebagai cabang dari Mesir,” tegasnya.
Sebagai informasi, Global Peace Foundation ini telah memiliki jaringan di berbagai negara, mulai dari Kanada, Eropa, kawasan Afrika Utara, hingga pusat utamanya di Kairo. Berbagai cabang ini terus bekerja membangun kesadaran publik akan pentingnya perdamaian global.
Sementara itu, kunjungan ke UIN Jakarta menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan Indonesia-Mesir. Bahkan ini juga membuka ruang kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penguatan moderasi beragama, serta penyebaran nilai-nilai perdamaian dunia yang berakar pada ajaran Islam.
Bagi UIN Jakarta sendiri, tegas Warek Ali Munhanif, pertemuan ini menegaskan komitmen UIN Jakarta sebagai kampus unggul yang aktif membangun jejaring internasional, memperkuat diplomasi pendidikan, serta menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi perdamaian dunia.
Akhir tahun 2025 lalu, UIN Jakarta juga bersama tiga PTKIN bersama-sama menginisiasi forum perdamaian global yang membahas isu-isu strategis perdamaian global, rekomendasi strategi diplomasi bagi pemerintahan Indonesia, dan aksi bersama PTKIN dengan dukungan dari Kemenag RI.
(Nosa Idea/Zaenal M./Arifin Ilham/Foto: Azka Raysa)



