Dorong Intenasionalisasi Kampus Islam, PBAK 2026 FAH UIN Jakarta Ajak Minat Mahasiswa Baru pada Riset Ilmu Humaniora Lintas Negara
Syahida Inn, Berita UIN Online - Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FAH 2026 yang dilaksanakan pada Jum'at (28/8/2026) di Syahida Inn. PBAK Fakultas ini ditujukan untuk mengenalkan misi FAH UIN Jakarta sebagai kampus Islam internasional bereputasi melalui jalur publikasi penelitian.
Dalam pembukaannya, Dekan FAH Dr. Ade Abdul Hak, M.Hum., CIQnR mengajak para mahasiwa baru untuk mulai berkolaborasi dengan dosen sejak semester awal dalam penulisan artikel jurnal untuk publikasi ilmiah. Manfaatnya adalah untuk mengenalkan mahasiswa baru dengan atmosfer sivitas akademika internasional yang sarat akan penelitian kolaboratif lintas disiplin.
Kolaborasi terkait penelitian dalam lingkup ilmu Humaniora baru-baru ini diketahui telah mengantarkan para mahasiswa dan dosen FAH ke diskusi internasional mengenai bibliometrics dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) untuk meningkatkan visibilitas dan dampak publikasi ilmiah UIN Jakarta di kancah global.
"Saya ingin supaya hasil peneliian alias skripsi kalian yang ratusan halaman itu tidak berakhir hanya jadi simpanan di perpustakaan dan repositori. Hanya dua belas halaman artikel jurnal dan kalian bisa lulus tepat waktu sekaligus dikenal oleh peneliti dari berbagai belahan dunia," serunya ke mahasiswa baru FAH.
Menurutnya, penelitian ini juga tidak luput dari bimbingan dosen PA (Pembimbing Akademik) yang akan menuntun mahasiswa dalam proses kepenulisan artikel ilmiah siap publikasi dan cepat diterima oleh tim redaksi jurnal bereputasi SINTA bahkan Scopus.
"Jadi nanti saat semester-semester akhir, kalian akan diarahkan oleh yang namanya dosen PA. Mereka akan membimbing kalian berdasarkan topik penelitian favorit yang sudah kalian ajukan sebelumnya," tambahnya.
Sejalan dengan itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Prof. Usep Abdul Matin, M.A. (Leiden), M.A. (Duke), Ph.D. menjelaskan soal program MBKM (Merdeka Belajar, Kampus Merdeka) yang mendukung kecepatan publikasi riset internasional.
"MBKM ini sangat membantu kalian nanti karena kalian bisa dengan mandiri menentukan dan menjalankan penelitian untuk syarat kelulusan. Saya dan para dosen-dosen juga akan sangat terbantu dengan kontribusi kalian untuk memajukan penelitian kampus kita melalui artikel jurnal yang kalian publikasikan," jelasnya.