Dilepas oleh Wamenperin, UIN Jakarta Lepas Ribuan Mahasiswa Laksanakan Tugas Pengabdian Masyarakat
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta secara resmi melepas 4.951 mahasiswa yang tergabung dalam 326 kelompok untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dan Tematik tahun 2026 Dengan tema "KKN Berdampak untuk Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan: Sinergi Perguruan Tinggi, Pemerintah, dan Masyarakat Menuju SDGs", yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Selasa (28/7/2026).
Acara pelepasan ini dihadiri Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia H. Faisol Riza, M.B.A., Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono,M.Sc., M.P.A., M.A., Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Ketua LP2M UIN Jakarta, Prof. Amelia Fauzia Ph.D., pimpinan lingkungan kampus, perwakilan pemerintah daerah mitra kerja sama, serta seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, menjaga kerukunan antar sesama peserta, serta memahami kondisi nyata masyarakat secara mendalam. Ia berharap setiap program yang disusun memiliki keberlanjutan dan mampu melibatkan partisipasi masyarakat setempat.
"KKN itu Kuliah Kerja Nyata. Artinya apa yang kalian pelajari harus benar-benar bermanfaat. Catatlah apa yang kalian temui di lapangan, bangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dan pastikan setelah kalian pergi, masyarakat tetap bisa melanjutkan apa yang sudah dirintis. Jaga kesehatan, jaga tingkah laku, dan jadilah duta kampus yang membawa kebaikan," ujar Rektor
Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia H. Faisol Riza, mengajak peserta KKN untuk melihat potensi besar kekayaan alam dan sumber daya manusia yang belum tergarap maksimal, lalu berinovasi dengan cara sederhana namun tepat guna.
"Kalian tidak harus menunggu menjadi pejabat besar untuk melakukan perubahan. Seperti kisah anak yang memanfaatkan sepeda bekas untuk mengangkat air lewat kincir angin, kreativitas kalian di lapangan bisa menjadi awal kemajuan ekonomi masyarakat. Manfaatkan ilmu yang kalian miliki untuk mengolah potensi lokal menjadi nilai tambah," pesannya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta, Prof. Dr. Amelia Fauzia, Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan KKN tahun ini tidak hanya berpusat di wilayah sekitar kampus, melainkan menjangkau hingga ke luar pulau dan mancanegara.
"Kami menyelenggarakan berbagai jenis KKN, mulai dari KKN Reguler, Tematik, Talenta, hingga KKN Internasional. KKN Reguler akan ditempatkan di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan. Sementara KKN Tematik tersebar di berbagai daerah seperti Baduy, Karangturi, dan Babau, sedangkan KKN Internasional akan berangkat ke Malaysia, Jepang, Hong Kong, Thailand, hingga Australia," ungkap Prof. Amelia.
Prof. Amelia berpesan kepada ribuan mahasiswa yang dilepas untuk tidak sekadar membawa ilmu akademik, melainkan juga menanamkan nilai-nilai moderasi beragama serta akhlak mulia.
"Masyarakat tidak akan bertanya seberapa tinggi nilai akademik kalian, tetapi bagaimana akhlak, kepedulian, dan kemampuan kalian bekerja sama. Jadikan masyarakat sebagai guru terbaik, hadirlah dengan rendah hati, bangun program bersama mereka, dan tinggalkan kebaikan yang bisa terus berlanjut setelah kalian pulang," tegasnya.
Wakil Menteri Perindustrian H. Faisal Riza mengajak peserta KKN untuk melihat potensi besar kekayaan alam dan sumber daya manusia yang belum tergarap maksimal, lalu berinovasi dengan cara sederhana namun tepat guna.
"Kalian tidak harus menunggu menjadi pejabat besar untuk melakukan perubahan. Seperti kisah anak yang memanfaatkan sepeda bekas untuk mengangkat air lewat kincir angin, kreativitas kalian di lapangan bisa menjadi awal kemajuan ekonomi masyarakat. Manfaatkan ilmu yang kalian miliki untuk mengolah potensi lokal menjadi nilai tambah," pesannya.
Antusiasme juga terpancar dari para peserta yang siap turun ke lapangan. Salah satunya Ahmad Ghilman Fathoni dari kelompok Vidya Karya yang akan ditempatkan di Desa Legok Banteng.
"Sejauh ini yang saya rasa sudah tidak sabar ingin bertemu teman-teman dan warga, serta menjalankan program kerja yang sudah kita susun. Kita juga sudah menyiapkan perlengkapan dan berkoordinasi dengan Kepala Desa serta RT, tinggal menunggu pelaksanaan pembukaan lusa nanti," ungkapnya dengan semangat.
(Nosa Idea./Zaenal M./Sambu Sayyidul A./Foto: Azka Raysa)