DEMA FDIKOM UIN Jakarta Perluas Makna Pengabdian melalui Bakti Sosial di Panti YPMS Kedaung

DEMA FDIKOM UIN Jakarta Perluas Makna Pengabdian melalui Bakti Sosial di Panti YPMS Kedaung

Nazwa Adawiyah Ridwan Ramadhan
Tim Redaksi PIH UIN Jakarta

Ciputat, Berita UIN Online - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Bakti Sosial (Bansos) FDIKOM 2026 selama dua hari. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa melalui penyaluran bantuan serta aktivitas edukatif dan rekreatif bersama anak-anak panti. Acara tersebut berlangsung di Panti YPMS Kedaung (18/10/2026).

Rangkaian kegiatan meliputi penyaluran pakaian siap pakai, buku, dan santunan, serta berbagai aktivitas seperti fun learning, perlombaan, dan pentas seni. Kegiatan ini melibatkan Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta Zidan Ramdani dan Ketua Pelaksana Bansos FDIKOM 2026 Raffi Pratama, dengan menggabungkan bantuan material dan interaksi langsung untuk membangun kebersamaan bersama anak-anak panti.

Zidan Ramdani menjelaskan, bakti sosial merupakan bagian dari tanggung jawab mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dan meningkatkan kepekaan terhadap persoalan sosial. Menurutnya, pengabdian tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kehadiran mahasiswa dalam membangun hubungan kemanusiaan.

“Bagi kami, pengabdian bukan sekadar tentang apa yang bisa diberikan, tetapi juga bagaimana kita bisa hadir, berbagi kebahagiaan, dan membangun hubungan kemanusiaan. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian yang nyata,” ujar Zidan.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan belajar bersama, perlombaan, dan pentas seni yang melibatkan anak-anak panti. Aktivitas ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar dalam suasana menyenangkan, mengembangkan kreativitas, dan mengekspresikan kemampuan mereka. 

Ketua Pelaksana Bansos FDIKOM 2026 Raffi Pratama menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan dirancang agar manfaat bakti sosial tidak terbatas pada bantuan material. Keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas bersama anak-anak panti menjadi bagian penting untuk menciptakan kebersamaan dan pengalaman yang bermakna.

“Kami ingin Bansos FDIKOM 2026 bukan hanya menjadi kegiatan berbagi bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak. Melalui fun learning, perlombaan, dan pentas seni, kami berharap mereka dapat menikmati kebersamaan, belajar hal-hal baru, serta merasakan perhatian dan kepedulian dari mahasiswa,” ungkap Raffi.

Melalui Bansos FDIKOM 2026, DEMA FDIKOM UIN Jakarta berupaya memperkuat budaya pengabdian yang mengintegrasikan kepedulian sosial, pendidikan, dan terwujudnya keterlibatan langsung yang membangun solidaritas serta menghadirkan pengalaman positif bagi masyarakat.

Sumber: www.suaratime.com, www.serikatpost.com