Dari S1 hingga S3, Inilah lulusan terbaik edisi Wisuda ke-141 UIN Jakarta
Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengukuhkan Wisudawan/Wati terbaik pada prosesi Wisuda ke-141 Program Sarjana, Magister, dan Doktor tahun akademik 2025/2026 di gedung Auditorium Harun Nasution, Sabtu (5/9/2026). Mengusung tema “Mengukuhkan Lulusan Inovatif, Berintegritas, dan Berdampak bagi Kemanusiaan”, UIN Jakarta memberikan apresiasi kepada Wisudawan/Wati yang berhasil meraih prestasi akademik yang gemilang dan karya ilmiah terbaik dari berbagai jenjang pendidikan dan disiplin ilmu.
Secara keseluruhan, Wisuda ke-141 UIN Jakarta ini meluluskan sebanyak 3.154 Wisudawan/Wati dari berbagai jenjang pendidikan. Pada prosesi hari pertama, Sabtu (5/9/2026), sebanyak 789 wisudawan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI), dan Sekolah Pascasarjana mengikuti prosesi pengukuhan. Dari keseluruhan peserta tersebut, lima lulusan ditetapkan sebagai peserta terbaik pada masing-masing jenjang dan bidang akademik.
Capaian wisudawan terbaik pada jenjang doktor, diberikan kepada Nunuk Hidayati Program Doktor Sekolah Pascasarjana dari Program Studi Pengkajian Islam dengan IPK yudisium 3,79 dan predikat Cum Laude. Capaian serupa juga diraih Leti Latifah pada jenjang magister. Ia menjadi wisudawan terbaik Program Magister Sekolah Pascasarjana dari Program Studi Pengkajian Islam dengan IPK yudisium 3,82 dan predikat Cum Laude. Sementara dari Fakultas Dirasat Islamiyah, Fra Setiarizky menjadi wisudawan terbaik Program Magister Dirasat Islamiyah dengan IPK yudisium 3,91 dan predikat Cum Laude.
Beralih ke jenjang sarjana, capaian wisudawan terbaik diberikan kepada Abu Bakar Shiddiq dari Program Studi Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dengan IPK yudisium 4,00 dan predikat Cum Laude. Selanjutnya dari Fakultas Dirasat Islamiyah, Salsabila Syalwani menjadi wisudawan terbaik Program Studi Dirasat Islamiyah dengan IPK yudisium 3,94 dan predikat Cum Laude.
Dari deretan wisudawan terbaik tersebut, Abu Bakar Shiddiq dipercaya menjadi perwakilan wisudawan untuk menyampaikan sambutan dalam prosesi Wisuda ke-141. Dalam sambutannya, ia merefleksikan perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para wisudawan sekaligus tanggung jawab yang akan diemban setelah mereka menyelesaikan studi.
Pengalaman selama berada di ruang kelas maupun berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan kesadaran bahwa pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Sebagai mahasiswa dari bidang pendidikan, Abu Bakar menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, kemajuan teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam membangun hubungan dengan masyarakat.
“Secanggih apapun teknologi di era digital ini, empati, kebijaksanaan, dan dedikasi seorang guru tidak akan pernah bisa tergantikan,” ujarnya.
Perjalanan menuju kelulusan, lanjut Abu Bakar, juga tidak selalu berlangsung mudah. Para mahasiswa harus menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan, mulai dari panjangnya proses studi, tugas dan revisi, hingga kerinduan kepada keluarga ketika harus berada jauh dari rumah. Namun, berbagai tantangan tersebut menjadi bagian dari proses yang mengantarkan para wisudawan hingga sampai pada momentum kelulusan. “Di tengah segala kesulitan tersebut, kami memilih untuk bertahan.” ujarnya.
Selain memberikan penghargaan kepada lima wisudawan terbaik, Wisuda ke-141 juga memberikan apresiasi melalui penghargaan Skripsi Terbaik Bidang Humaniora/Studi Islam. Penghargaan tersebut diberikan kepada Az-Zahra Fauziah dari Fakultas Dirasat Islamiyah melalui skripsi berjudul “Nadhariyyatul Wakalah fil Fiqhil Islami Dirosah Tahliliyyah fi Aqdi Khidmah Jastip.”
Penghargaan tersebut melengkapi rangkaian apresiasi terhadap capaian akademik para lulusan dalam Wisuda ke-141. Di balik pencapaian tersebut, perjalanan pendidikan para wisudawan juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama keluarga. Dalam sambutannya Abu Bakar juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang telah mendampingi perjalanan pendidikan para wisudawan.
“Kehadiran bapak dan ibu dan seluruh keluarga adalah sumber kekuatan terbesar bagi kami,” ujarnya.
Dukungan tersebut, merupakan fondasi penting dari perjalanan panjang Wisudawan/Wati yang akhirnya bermuara pada prosesi pengukuhan sebagai lulusan UIN Jakarta.
Saksikan selengkapnya prosesi Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktoral ke-141 pada Sabtu (05/08/2026) melalui kanal YouTube resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berikut ini: