#CeritaMahasiswa: Manfaatkan Excel, Mannan Sederhanakan Pembelajaran Perhitungan Kalender dalam Pembelajaran Ilmu Falak
Berita UIN Online - Ilmu yang mempelajari tentang astronomis dan lintasan benda-benda langit, seperti bumi, bulan dan matahari disebut dengan Ilmu Falak. Secara bahasa, ilmu falak terdiri dari dua kata yakni, ilmu yang berarti pengetahuan, dan falak yang memiliki arti yakni madaar atau orbit mudahnya, garis atau jalur perjalanan bintang-bintang. Ilmu Falak dalam Islam kerap digunakan untuk menghitung ketentuan beribadah seperti, waktu ibadah, arah kiblat, awal bulan hijriyah, serta menghitung waktu gerhana matahari maupun gerhana bulan.
Di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terdapat Program Studi (Prodi) yang memiliki mata kuliah Ilmu Falak, salah satunya yakni prodi Hukum Keluarga. Muhammad Mannan Ash Shidqi sebagai mahasiswa prodi Hukum Keluarga semester 7 membuat inovasi yang lahir dari inisiatif untuk mempermudah kelas pembelajaran perhitungan Ilmu Falak. Ditemui berita UIN Online, Mannan mengakui bahwa untuk meningkatkan efisiensi dan pemahaman dirinya terhadap mata kuliah ilmu falak, ia menciptakan celah inovasi untuk mempermudah perhitungan dengan menggunakan excel.
“Memang tak bisa dipungkiri bahwa perhitungan manual saja sudah cukup sulit, dan oleh karena itu untuk meningkatkan peluang mendapatkan nilai dan hasil terbaik dari mata kuliah inilah, sistem ini saya ciptakan. Pada mata kuliah ilmu falak jika menggunakan kalkulator konvensional cukup rumit dan perlu mengingat rumus yang sangat banyak, serta setiap kalkulator memiliki preferensinya sendiri sendiri, nah dengan excel ini setiap device maka akan memiliki preferensi pengaturan yang sama terutama apabila masih 1 region,” jelasnya.
Dengan pengalaman yang dimiliki pada bidang coding, app developer, keuangan dan akuntansi serta pelatihan terkait yang diikuti Mannan, menjadikan ia familiar dengan pengaplikasian excel sebagai alat perhitungan. Mannan melakukan pengembangan perhitungan dari rumus yang sebelumnya sudah tersedia pada lembaga berwenang. Ia menyesuaikan kembali perhitungan dengan pembelajaran di kelas pada mata kuliah ilmu falak. Selain itu, Mannan mengakui kesulitan dan tantangan dalam pengembangan dan penyesuaian perhitungan ini. “Cukup sulit karena terdapat perbedaan antara kalkulator konvensional dengan excel, jadi harus mempelajari setiap rumus dan memperdalamnya lalu memikirkan alternatif rumus tersebut yang terbaca oleh excel,” jelasnya.
Mannan menjelaskan secara singkat metode penggunaan rumus excel. “Cukup dengan aplikasi excel, lalu isi beberapa kolom berwarna hijau yg digunakan untuk menginput data sesuai dengan data yg ingin dicari. Ini saya susun berdasarkan format yang harus dirincikan dalam mata kuliah ilmu falak, saya susun step by step sesuai dengan format dari dosen dan menyesuaikan dari rumus kalkulator ke rumus excel, sebelumnya saya menggunakan VBA pada excel namun itu terbatas pada device pc, sehingga saya sesuaikan ulang agar bisa di semua device,” jelasnya.
(Meisa Aqilah/Zaenal M./Fajri Nafisa)