Belum Beruntung di SPAN PTKIN, Pendaftar UIN Jakarta Bisa Tempuh Jalur UM-PTKIN
Gedung Rektorat, Berita UIN Online— Pendaftar seleksi masuk UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang belum beruntung di jalur prestasi Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Perguruan Tinggi keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tidak perlu kecewa. Pasalnya, berbagai program studi yang ditawarkan di SPAN-PTKIN, akan ditawarkan di jalur Ujian Masuk-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) mulai tanggal 22 April mendatang.
Demikian disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaenal Muttaqin, di Jakarta, Kamis (3/4/2025). “Adik-adik siswa-siswi dan santri yang belum beruntung di Jalur SPAN-PTKIN atau tidak eligible di jalur tersebut tidak perlu berkecil hati, karena peluang masih terbuka lebar di Jalur UM-PTKIN,” ujarnya.
Jalur UM-PTKIN, sebutnya, dijadwalkan mulai dibuka pada Selasa 22 April 2025 pukul 08.00 WIB sampai Rabu 28 Mei 2025 pukul 15.00 WIB. Seperti halnya di jalur SPAN PTKIN, di Jalur UM-PTKIN ditawarkan 30 program studi yang sama dengan rincian berikut ini:
- Pendidikan Agama Islam
- Pendidikan Bahasa Arab
- Tadris Bahasa Inggris
- Tadris Biologi
- Tadris Fisika
- Manajemen Pendidikan
- Tadris Bahasa Indonesia
- Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini
- Bahasa dan Sastra Arab
- Sejarah Peradaban Islam
- Tarjamah
- Studi Agama-Agama
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
- Ilmu Hadis
- Aqidah dan Filsafat Islam
- Ilmu Tasawuf
- Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
- Perbandingan Mazhab
- Hukum Tata Negara (Siyasah)
- Hukum Pidana Islam (Jinayah)
- Hukum Ekonomi Syariah (Mua’malah)
- Komunikasi dan Penyiaran Islam
- Bimbingan Penyuluhan Islam
- Dirasat Islamiyah
- Manajemen Dakwah
- Pengembangan Masyarakat Islam
- Perbankan Syariah
- Ekonomi Syariah
Selain itu, Zaenal menuturkan, peluang diterima di jalur UM-PTKIN bisa lebih besar dibanding jalur SPAN-PTKIN. Pasalnya, di jalur ini UIN Jakarta membuka kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 2.856 mahasiswa baru, jauh lebih banyak dibanding kuota SPAN PTKIN sebanyak 1.236 mahasiswa baru.
Pendaftaran jalur UM-PTKIN sendiri, lanjutnya, dilakukan secara daring melalui laman adisi yang sudah disediakan Panitia Nasional PMB PTKIN (https://um.ptkin.ac.id/). Untuk seleksinya sendiri, diselenggarakan secara luring di PTKIN Titik Lokasi Ujian yang dipilih oleh peserta dengan menggunakan aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) , baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban.
Ketentuan Umum
Jalur UM-PTKIN sendiri bisa diikuti siswa pada hampir seluruh satuan Pendidikan. Diantaranya Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Kesetaraan Pondok Pensantren Salafiyah, Mu'adalah Muallimin, Mua'dalah Salafiyah, atau sederajat lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025.
Selain itu, peserta wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Email yang aktif dan dapat dihubungi, Nomor WhatsApp yang aktif dan dapat dihubungi. Peserta melakukan pendaftaran secara mandiri pada laman https://um.ptkin.ac.id.
Peserta melakukan pembayaran biaya pendaftaran senilai Rp200.000,- melalui bank yang ditetapkan oleh Panitia Nasional. Biaya pendaftaran yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.
Dalam ujian ini, peserta bisa memilih maksimal 3 (tiga) Program Studi pada PTKIN/PTN. Peserta juga bisa memilih PTKIN/PTN Titik Lokasi Ujian.
Untuk materi ujiannya sendiri, jalur UM-PTKIN akan mengujikan empat jenis materi yaitu Penalaran Akademik, Penalaran Verbal, Penalaran Matematika, Literasi Membaca, dan Literasi Ajaran Islam. Masing-masing penalaran ini diujikan untuk mengukur kemampuan potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, verbal, kemampuan berfikir matematis, kemampuan memahami bacaan, dan keluasan pengetahuan keislaman. (zm)