Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta Paparkan Riset Keuangan Syariah di Forum Internasional Türkiye
Sakarya, Berita UIN Online– Sejumlah akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mempresentasikan hasil riset mereka di Sakinah Türkiye 2026 Global Forum on Islamic Finance yang berlangsung di Sakarya University, Türkiye, 26–28 Oktober 2026. Partisipasi ini menjadi kontribusi akademisi UIN Jakarta dalam memperkuat pengembangan keilmuan dan kolaborasi riset ekonomi serta keuangan syariah di tingkat global.
Dalam rilis yang diterima, Jumat (30/10/2026), forum internasional yang mengusung tema “Islamic Finance Integration for Global Crisis Resilience” tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi IAEI Türkiye, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), dan Research Center for Islamic Economics and Finance (iSEFAM) Sakarya University. Kegiatan dipusatkan di SAÜ Turgut Özal Kültür ve Kongre Merkezi, Sakarya University, Türkiye.
Dalam sesi paralel luring (offline parallel sessions) pada Selasa (27/10/2026), para akademisi FEB UIN Jakarta memaparkan sejumlah penelitian yang mengangkat isu strategis dalam perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Presentasi berlangsung di Ruang Ibn Qayyim dengan cakupan pembahasan mulai dari tata kelola zakat global, industri perbankan, pembiayaan digital, hingga implementasi regulasi syariah.
Muhajirin dan Siti Umi Nurbaidah mempresentasikan penelitian berjudul “Global Zakat Regulatory Standards Towards a Humanitarian Governance Framework”. Riset ini mengkaji formulasi standar regulasi zakat global sebagai landasan penguatan tata kelola kemanusiaan yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Ibnu Qizam, Abdul Hafiz, dan Ahmad Afif memaparkan penelitian komparatif bertajuk “Impact of Macroeconomics and Economic Policies on Earnings Management: A Study of Islamic and Conventional Banks in the OIC Countries”. Penelitian tersebut menganalisis pengaruh faktor makroekonomi dan kebijakan ekonomi terhadap praktik manajemen laba pada perbankan syariah dan konvensional di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Pada bidang pembiayaan berbasis ekonomi digital, Ali Rama menyampaikan hasil penelitian berjudul “Sukuk and Crowdfunding Performance: Evidence from Equity Crowdfunding Campaigns”. Kajian ini mengevaluasi kinerja sukuk dan equity crowdfunding sebagai alternatif pembiayaan dalam ekosistem ekonomi digital syariah.

Adapun Yuke Rahmawati mempresentasikan penelitian berjudul “The Implementation of DSN-MUI Fatwas in Islamic Business Institutions: A Study on Sharia Hospitals, Sharia Hotels, and Sharia Multi-Level Marketing”. Penelitian ini membahas implementasi fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dalam praktik kelembagaan bisnis syariah, khususnya rumah sakit, hotel, dan pemasaran berjenjang berbasis syariah.
Selain itu, Nofrianto dan Rahmawati turut berkontribusi melalui presentasi paper dalam forum yang sama. Beragam topik penelitian tersebut mencerminkan keluasan kajian akademisi FEB UIN Jakarta dalam merespons dinamika dan tantangan pengembangan ekonomi serta keuangan syariah kontemporer.
Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kontribusi para akademisi FEB yang telah membawa hasil penelitian UIN Jakarta ke forum akademik internasional. Menurutnya, partisipasi para akademisi FEB UIN Jakarta dalam forum internasional ini merupakan capaian yang patut diapresiasi.
"Kami ingin memastikan bahwa riset yang dihasilkan tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga dipublikasikan, didiskusikan, dan memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan di tingkat global. Ini sekaligus menjadi kesempatan untuk membangun jejaring kolaborasi dengan akademisi dan peneliti dari berbagai negara,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan riset ekonomi dan keuangan syariah perlu terus diarahkan pada isu-isu strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan ekonomi global. Karena itu, FEB UIN Jakarta mendorong para dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian, memperluas publikasi internasional, serta mengembangkan kolaborasi lintas negara.
Melalui partisipasi dalam Sakinah Türkiye 2026 Global Forum on Islamic Finance, sambungnya, FEB UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong produktivitas riset dan memperluas diseminasi hasil penelitian di tingkat internasional. Upaya ini diharapkan memperkuat posisi UIN Jakarta dalam pengembangan keilmuan ekonomi dan keuangan syariah sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi ketahanan ekonomi global. (Ady Cahyadi/Zm)