Abadikan Pengabdian, PPM UIN Jakarta Bekali Mahasiswa KKN Keterampilan Video Dokumenter 

Abadikan Pengabdian, PPM UIN Jakarta Bekali Mahasiswa KKN Keterampilan Video Dokumenter 

Ruang Diorama, Berita UIN Online Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta laksanakan kegiatan Pembekalan Video Dokumenter KKN Reguler Tahun 2026 dengan tema “Merekam Jejak Pengabdian, Menyebarluaskan Inspirasi:Pembekalan Produksi Video Dokumenter KKN Reguler Tahun 2026” sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan KKN 2026 yang berlangsung di Aula Diorama, Senin (15/6/2026).

Peserta KKN Reguler Tahun 2026 ini berjumlah 4.041 orang yang ditempatkan di berbagai daerah. Pada pembekalan video dokumenter KKN Reguler Tahun 2026, dihadiri 180 peserta yang berasal dari tiap kelompok untuk daerah bogor. Pelaksanaan pembekalan ini dalam jangka waktu 3 hari, diantaranya: Senin, 15 Juni 2026 untuk daerah Kabupaten Bogor, Rabu, 17 Juni 2026 untuk daerah Kabupaten Tangerang, dan Kamis, 18 Juni 2026 untuk daerah Kota Tangerang Selatan, Kota Depok, Internasional, Tematik, BkS PTN Barat, dan Nusantara. 

Kepala LP2M UIN Jakarta, Prof. Amelia Fauziah, Ph.D., mengungkapkan bahwa KKN harus beradaptasi dengan perubahan yang ada di lingkungan masyarakat, dimana sekarang era digital sehingga bisa menyesuaikan dengan diadakannya pembekalan video dokumenter ini. 

KKN, kuliah kerja nyata itu memang harus beradaptasi dengan kekinian, perubahan masyarakat. Kita semua tahu bahwa mereka yang berhasil bukan yang hanya pintar, tapi adalah orang-orang yang bisa beradaptasi dengan perubahan. Karena sekarang eranya era digital, era media sosial, era untuk pemberian informasi itu banyak menggunakan video. Nah ini saya senang sekali ada strategi yang khusus untuk membuat video dokumenter,” ungkapnya. 

Tidak hanya itu, Prof. Amelia juga menyatakan bahwa KKN merupakan pengabdian yang luar biasa yang dilakukan oleh perguruan tinggi kepada masyarakat, sehingga ingin menyampaikan bahwa keislaman kita, keislaman yang rahmatan lil alamin hingga yang membawa pembangunan bagi masyarakat.

“Kita buktikan dengan KKN ini, KKN itu sebenarnya pengabdian yang luar biasa dari kita perguruan tinggi kepada masyarakat. Tapi kita juga ingin menyampaikan bahwa keislaman kita, keislaman yang rahmatan lil alamin, keislaman yang penuh kemajuan, keislaman yang membawa pembangunan bagi masyarakat,” tambahnya. 

Senada, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., menjelaskan bahwa tujuan pembekalan ini untuk membekali mahasiswa sehingga memiliki keterampilan dasar tentang jurnalistik dan audiovisual. Hal ini diadakan agar mahasiswa memiliki rekam jejak otentik apa yang dilakukan di lapangan ketika KKN. 

“Tujuan diadakan pembekalan mahasiswa terkait video dokumenter ini untuk membekali mahasiswa agar memiliki keterampilan dasar  tentang jurnalistik dan audiovisual. Ini menjadi sarana agar mahasiswa memberikan rekam jejak otentik apa yang mereka lakukan di lapangan dan juga ini menjadi salah satu kewajiban output dari KKN Mahasiswa Tahun 2026,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap output dari kegiatan ini akan banyak produksi terkait karya-karya jurnalistik, baik dari segi publikasi tulisan maupun audio visual, sehingga ini bisa menjadi pembelajaran dalam membuat konten-konten kreatif dan juga berdampak untuk masyarakat.

“Output yang diharapkan dari kegiatan ini yang pertama akan banyak produksi terkait karya-karya jurnalistik, entah itu berupa publikasi tulisan maupun audio visual, juga untuk pembelajaran mereka membuat konten-konten kreatif dan juga berdampak untuk masyarakat,” tambahnya.

Narasumber Independent Video Editor, Nur Muhammad Asnadi, S.Kom., mengatakan poin utama yang perlu diperhatikan ada pada narasi dan komposisi video pada story telling, karena video dokumenter yang baik terlihat dari storytelling, narasi dan juga audionya.

“Untuk poin utamanya sendiri, yang saya kira perlu diperhatikan berada pada narasinya dan komposisi video pada storytellingnya, dimana itu pada sebuah video dokumenter yang baik dilihat dari storytellingnya, dari narasinya, dan lalu juga pada audionya juga yang harus diperhatikan,” katanya. 

Peserta KKN Reguler, Ari Indrawan mengungkapkan bahwa kegiatan ini bagus karena tidak semua memahami produksi video dokumenter, disini diajarkan cara shoot videonya, menulis scriptnya, serta cara mengedit. 

“Acaranya bagus banget, karena nggak semua anak KKN ini kan jurusannya komunikasi ya, ini sangat mindful banget, Jadi diajarin untuk cara nge-shoot-nya, cara menulis script-nya, tadi juga diajarin ngedit juga,” ujarnya. 

(Nosa Idea/Zaenal M./Fajri Nafisa/Foto: Tiara Abdhie)

Tag :