UIN Jakarta Gandeng SMA Global Mandiri Siapkan Kerja Sama Strategis, Buka Peluang Jalur Khusus bagi Siswa Unggul

UIN Jakarta Gandeng SMA Global Mandiri Siapkan Kerja Sama Strategis, Buka Peluang Jalur Khusus bagi Siswa Unggul

Ruang Biro AAKK UIN Jakarta, Berita UIN Online - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menjajaki kerja sama strategis dengan SMA Global Mandiri Jakarta untuk membuka akses penerimaan mahasiswa baru melalui skema talent scouting dan seleksi portofolio. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memperkuat standar input mahasiswa dari sekolah berbasis kurikulum internasional dan teknologi digital, guna mengisi kuota di berbagai fakultas unggulan melalui jalur yang lebih kompetitif. di ruang biro AAKK, Senin (20/4/2026).

Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), Dr. Hj. Sri Ilham Lubis, Lc., M.Pd., Kepala Pusat Pusat Informasi dan Humas (PIH), Zaenal Muttaqin, S.Th.I., M.Ag., Kepala Pusat Admisi, Rachmat Baihaky, M.A., Ph.D., Kepala Sekolah SMA Global Mandiri, Ikhwan Ma’rufi, S.S., M.Pd., dan Para Dekan Fakultas UIN Jakarta beserta jajarannya.

Dr. Hj. Sri Ilham Lubis, Lc., M.Pd., mengungkapkan bahwa universitas tengah menargetkan peningkatan kualitas input secara nasional. Hal ini menyikapi tren kenaikan pendaftar di UIN Jakarta yang mencapai angka signifikan untuk tahun akademik 2025/2026. Dengan total 42.000 mahasiswa aktif di 95 program studi, UIN Jakarta kini memprioritaskan kemitraan dengan sekolah berakreditasi unggul guna mendongkrak capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.

“Mayoritas perguruan tinggi itu mengalami penurunan penerimaan mahasiswa barunya, tapi alhamdulillah kita menerima mahasiswa baru itu tidak kurang, bahkan meningkat dari tahun sebelumnya. UIN Jakarta memiliki sekitar 42.000 mahasiswa aktif dan kita adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tertua dengan jumlah guru besar terbanyak. Kita memiliki IKU untuk capaian kinerja Rektor dan universitas yang harus terus meningkat, sehingga kita harus bekerja keras menyusun strategi dan mensosialisasikan prospek UIN Jakarta," jelasnya.

Menanggapi peluang tersebut, Kepala Sekolah SMA Global Mandiri Jakarta, Ikhwan Ma’rufi, S.S., M.Pd., menekankan pentingnya sinkronisasi antara sekolah menengah berbasis iPad (Apple Distinguished School) dengan perguruan tinggi yang adaptif terhadap teknologi. Menurutnya, kepastian jalur khusus sangat krusial bagi orang tua siswa menengah ke atas agar mereka memiliki opsi pendidikan tinggi yang kredibel sebelum jadwal seleksi nasional berakhir. 

Ikhwan melihat potensi besar pada fakultas umum seperti Psikologi yang kini menempati peringkat lima besar nasional versi Times Higher Education, serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang telah mengantongi berbagai akreditasi internasional.

“Kami sedang menuju Apple Distinguished School dengan penggunaan iPad di setiap kelas, sehingga kami mencari perguruan tinggi yang adaptif terhadap teknologi. Orang tua siswa kami juga memerlukan kepastian jalur khusus lebih awal agar memiliki opsi pendidikan yang kredibel bagi putra-putrinya,” ungkapnya.

Ketertarikan sekolah nasional plus terhadap UIN Jakarta juga didasari oleh inklusivitas program studi kependidikan dan kedokteran yang tetap terbuka bagi siswa dari berbagai latar belakang agama. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Admisi, Dr. Baihaqi, dan perwakilan bagian kerjasama, Rahmat, yang menyatakan bahwa tidak ada batasan kaku dalam kemitraan asalkan sekolah dapat membuktikan kualitas lulusannya melalui rekam jejak prestasi yang terverifikasi secara sistem melalui NPSN.

Ditemui usai acara, Ikhwan Ma’rufi menegaskan kembali alasan kuat di balik penjajakan kerja sama ini. “Kami datang ke UIN untuk menjalin kerja sama agar lebih banyak murid kami bisa melanjutkan studi di sini. Kami percaya UIN Jakarta memiliki variasi jurusan yang sangat kompetitif dan berkualitas tinggi. Selama ini mungkin tidak banyak yang tahu, tapi jika kita mencari informasi, kualitasnya sangat luar biasa,” ungkapnya. 

Ia pun menambahkan sebuah testimoni personal yang memperkuat keyakinannya terhadap institusi ini. “Kepercayaan kami diperkuat dengan fakta bahwa putra saya pribadi berhasil lolos ke prodi Kesehatan Masyarakat di sini melalui jalur SNBP. Kami percaya dengan kuliah di UIN, anak-anak kami akan mendapat pendidikan yang bagus sekaligus memiliki uniqueness berupa nilai-nilai Islami,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret dari pertemuan ini, Wakil Dekan Bidang Akademik FST, Dr. Khadijah, menyatakan kesiapan dekanat untuk memverifikasi langsung portofolio calon mahasiswa melalui jalur mandiri khusus. Pasca-pertemuan ini, bagian kerjasama akan segera menyusun detail Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bersifat spesifik per fakultas. Dokumen ini direncanakan rampung dalam waktu dekat sebagai payung hukum bagi SMA Global Mandiri untuk mengirimkan delegasi siswanya melalui jalur prestasi dan talent scouting pada tahun ajaran mendatang.

 

(Muhammad Irfan Mufid/Zaenal M./Fauziah M./Alden Lee/Foto: Azka Raysa)